Injourney Airports Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas di Tanjungpinang

  • 07 Sep 2026 12:24 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) melaksanakan kegiatan pemberdayaan disabilitas dengan tema “Injourney Airports Ramah Difabel” di Tanjungpinang, Senin, 7 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan memperingati dua tahun perjalanan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau yang biasa disebut Injourney Airports sebagai bentuk perwujudan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat.

Deputi HC Solution & Bussiness Support Injourney Airports Kantor Regional III, Iyan Farchanul Chair, mengatakan pemberdayaan penyandang disabilitas merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui momentum HUT ke-2 Injourney Airports, pihaknya ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi konektivitas dan pelayanan transportasi udara, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional seperti di Tanjungpinang.

“Teman-teman penyandang disabilitas memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa, sehingga perlu didukung melalui akses, sarana, dan kesempatan yang setara,” ujar Iyan Farchanul Chair.

Bantuan yang diberikan merupakan bagian awal dari program pemberdayaan yang dirancang untuk dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan menjahit yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan produktivitas penyandang disabilitas.

“Kami berharap bantuan mesin jahit dan perlengkapan lainnya tidak berhenti sebagai bantuan sarana saja,” tuturnya.

Ke depan, pihaknya ingin mendorong adanya pelatihan menjahit sehingga teman-teman difabel dapat memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif dan, jika memungkinkan, menjadi peluang usaha yang memberikan nilai ekonomi. Bantuan tersebut sebagai penyaluran Dana CSR PT. Angkasa pura lebih kurang sebesar 100 Juta Rupiah.

Oleh karena itu, perusahaan melalui manajemen Kantor Cabang Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah membuka ruang kolaborasi bersama pemerintah daerah, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya. Bersama-sama mendukung terciptanya ekosistem yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas di Tanjungpinang.

"Semangat kami adalah tumbuh dan memberikan manfaat bersama. Karena itu, di usia dua tahun Injourney Airports ini, kami ingin terus membangun kolaborasi yang mampu menciptakan kebermanfaatan jangka panjang,” ucapnya.

Walikota Tanjungpinang Lis darmansyah mengapresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Manajemen Injourney Airports Kantor Regional III serta Kantor Cabang Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) bagi penyandang disabilitas yang ada di Tanjungpinang. Pemerintah Kota Tanjungpinang pun sangat mendukung pelaksanaan Program Injourney Airports Ramah Difabel serta siap bersinergi guna memastikan penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat tumbuh sebagai individu yang mandiri, produktif, berdaya, dan memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

“Pemko Tanjungpinang sanagt mengapresiasi pemberdayaan ini dan siap berkolaborasi, dalam memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang semakin inklusif dan berdaya,” kata Lis Darmansyah

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan bantuan pemberdayaan kepada Komunitas Lentera Hati Gurindam berupa 5 unit mesin jahit, 5 buah kursi, serta bahan kain. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pengembangan keterampilan dan aktivitas produktif para penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas.

Selain itu, manajemen Injourney Airports turut memberikan bantuan pendidikan kepada Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Tanjungpinang, berupa laptop, printer, meja, 20 kursi, kipas angin, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....