Pemprov Kepri Menargetkan Tahun 2029 Stunting Kepri Turun diangka 14 Persen
- 07 Sep 2026 16:13 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya menurunkan angka stunting. Langkah tersebut dilakukan karena stunting merupakan ancaman nyata yang dapat menyebabkan kehilangan generasi atau lost generation.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepuauan Riau, M. Bisri, mengatakan Pemprov Kepri terus menargetkan penurunan stunting setiap tahun. Bahkan pada tahun 2029 Pemprov Kepri menarget penurunan stunting hingga di angka 14 persen yang saat ini Kepri berada diangka 15 persen.
Menurut Bisri stunting menjadi perhatian utama Pemprov Kepri karena stunting merupakan ancaman yang dapat menyebabkan kehilangan generasi atau lost generation. Stunting beresiko menurunkan potensi tumbuh kembang fisik dan kecerdasan anak secara permanen.
“Berapapun angka stunting tidak dapat di toleransi dan harus diturunkan. Dalam menurunkan stunting tentunya perlu upaya bersama terutama dari keluarga,” ujar M.Bisri, Senin, 7 September 2026.
Dikatakan Bisri yang menjadi tantangan penanganan stunting di Kepri adalah letak geografis Kepri yang terdiri dari pulau-pulau. Menyebabkan beberapa daerah tidak tersentuh dengan berbagai akses kesehatan dan lainnya yang menyebabkan angka stunting menjadi tinggi di wilayah tersebut.
“Kantong-kantong stunting di Kepri banyak berada di daerah kepulaun yang terisolir atau daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terisolir (3T). Kendalanya akses pelayanan kesehatan, penyediaan air bersih belum sampai di wilayah tersebut,” ucapnya.
Dalam menjangkau wilayah tersebut tentunya membutuhkan alokasi dana yang lebih kuat. Bahkan gubernur Kepri akan mengadakan rapat kerja bersama kepala daerah Kabupaten/ Kota di Kepri untuk menurunkan angka stunting.
“Bapak Gubernur besok, akan menggelar rapat kerja bersama bupati dan walikota untuk merumuskan penguatan penurunana stunting,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....