Kabut Asap Kiriman Sumatera Mulai Masuk Pulau Bintan

  • 06 Sep 2026 12:12 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kabut asap kiriman dari wilayah Sumatera mulai terpantau memasuki Pulau Bintan, Kepulauan Riau, Jumat, 4 September 2026 . Kabut asap tersebut diduga berasal dari kebakaran lahan di wilayah Sumatera yang terbawa angin menuju Kepulauan Riau.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Muhammad Fadris Dwiandoko, mengatakan berdasarkan citra satelit, kabut asap bergerak mengikuti arah angin dari tenggara-selatan menuju utara-timur laut.

“Terpantau sejak pagi hari tanggal 4 September, kabut asap mulai memasuki Pulau Bintan. Berdasarkan citra satelit, kabut asap tersebut merupakan kiriman dari kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Pulau Sumatera,” ujar Muhammad Fadris Dwiandoko kepada RRI Jum’at, 4 September 2026..

Ia menjelaskan, kabut asap tersebut terbawa oleh angin yang bergerak dari arah tenggara-selatan menuju utara-timur laut. Meski demikian, jarak pandang di Pulau Bintan masih terpantau cukup baik, yakni sekitar 9 hingga 10 kilometer.

“Jarak pandang saat ini masih berada dalam rentang 9 hingga 10 kilometer,” katanya.

Selain kabut asap kiriman, BMKG juga mencatat tiga titik panas atau hotspot di Pulau Bintan pada 4 September 2026. Ketiga titik tersebut berada di wilayah Mantang, Senggarang, dan Bintan Buyu.

Sementara itu, hasil pengukuran kualitas udara PM2,5 di wilayah Batam menunjukkan angka 89,1 mikrogram per meter kubik dan masuk kategori tidak sehat.

“Untuk masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap penyebaran titik panas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan, serta mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat,” ujar Fadris.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan. BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca, kualitas udara, serta informasi titik panas melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal resmi BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....