BMKG Deteksi 66 Titik Api di Bintan, Warga Diminta Waspada Karhutla dan Rob
- 02 Sep 2026 07:41 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mendeteksi sekitar 66 titik api di Kabupaten Bintan. Kondisi tersebut menjadi perhatian seiring potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan meteorologis.
Kepala BMKG Tanjungpinang Ahmad Kosasih mengatakan, koordinasi lintas sektor antara instansi vertikal dan pemerintah daerah penting dilakukan. Koordinasi tersebut diperlukan untuk mengantisipasi potensi bencana akibat kondisi cuaca dan iklim.
"Yang penting adalah langkah koordinasi lintas sektor, antarinstansi vertikal dengan pemerintah daerah, dalam rangka mengantisipasi bencana karhutla maupun kekeringan meteorologis," ujar Ahmad Kosasih, Selasa, 1 September 2026.
Ia menyebutkan, berdasarkan pemantauan BMKG, sekitar 66 titik api terdeteksi di Kabupaten Bintan. Wilayah Toapaya menjadi salah satu daerah yang paling banyak ditemukan titik api.
Selain mewaspadai karhutla dan kekeringan, masyarakat juga diminta memperhatikan potensi banjir rob pada awal September. BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Bintan pada 1 September umumnya cerah berawan hingga berawan.
"Untuk banjir rob, ada potensinya di awal September, sekitar tanggal 3 sampai 5 September," kata Ahmad.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan muka air laut. Informasi perkembangan cuaca dan kondisi pasang surut juga perlu diperhatikan sebagai langkah antisipasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....