Kepala KUA Lingga Ajak Pelajar SMAN 1 Lingga Teladani Sifat Nabi Muhammad SAW
- 29 Agt 2026 09:27 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di SMAN 1 Lingga menjadi momentum bagi para pelajar untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan karakter beliau. Kegiatan yang berlangsung Jumat, 28 Agustus 2026 tersebut diikuti siswa-siswi bersama para guru SMA N 1 Lingga.
Kepala KUA Kecamatan Lingga, Muhammad Amin, dalam penguatannya mengajak pelajar menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun karakter dan menghadapi tantangan masa depan. Ia menyoroti empat sifat yang relevan bagi generasi muda, yakni mandiri, pekerja keras, jujur, dan sabar.
“Rasulullah mengajarkan kita untuk tidak selalu bergantung kepada orang lain, pelajar harus belajar mandiri, bertanggung jawab terhadap tugas, dan berani mengambil keputusan yang baik,” ujar Muhammad Amin.
Ia juga mengingatkan siswa agar tidak terjebak pada budaya serba instan. Menurutnya, prestasi dan kesuksesan membutuhkan proses, ikhtiar, serta kerja keras. Masa sekolah, kata dia, merupakan fase penting untuk membangun kebiasaan positif sebagai bekal melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, dan bermasyarakat.
Muhammad Amin menekankan pentingnya kejujuran, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial. Ia mengingatkan pelajar agar tidak menyalahgunakan ruang digital untuk berbohong, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, melakukan perundungan, maupun membangun citra yang tidak sesuai kenyataan.
“Kejujuran bukan hanya ketika ada guru yang melihat, tetapi ketika tidak ada orang yang melihat pun kita tetap memilih melakukan yang benar,” tuturnya.
Sifat sabar dinilai penting dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan kehidupan. Kegagalan, nilai yang belum sesuai harapan, persoalan pertemanan, maupun tekanan belajar hendaknya menjadi bagian dari proses untuk terus memperbaiki diri.
“Sabar bukan berarti diam dan pasrah, tetapi tetap bertahan dalam kebaikan, terus berusaha, dan tidak berhenti memperbaiki diri,” ujarnya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi mampu diterjemahkan dalam perilaku nyata di lingkungan sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan melahirkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak.
“Kalau ingin melihat masa depan bangsa, lihat bagaimana generasi mudanya hari ini, kita harus membangun ilmunya sekaligus akhlaknya,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....