Geografis Kepri Menjadi Tantangan dalam Pemberantasan Narkotika

  • 27 Agt 2026 19:23 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Letak Geografis Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berbatasan langsung dengan negara lain menjadi salah satu tantangan dalam memberantas peredaran narkotika. Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat diharapkan untuk mencegah masuknya narkotika di Kepri.

Plt. Kepala BNN Kota Tanjungpinang, AKBP Jamaluddin Syarief Nur, mengatakan letak geografis Kepri dengan lautnya yang cukup luas, serta berbatasan lansgung dengan negara tetangga seperti Vietnam, Malaysia dan lainnya. Menjadikan Kepri rentan terhadap peredaran narkotika.

Hal tersebut terlihat dari beberapa kasus yang diungkap oleh BNN yang bekerjasama dengan stakeholder terkait. Bahkan kebanyakan penindakan dilakukan di laut terhadap kapal-kapal yang masuk ke Kepri.

“Luasnya laut di Kepri dan letak kepri yang strategis menjadikan kepri jalur masuknya narkotika dari luar negeri,” ujar AKBP Jamaluddin Syarief Nur, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dari pendalaman yang dilakukan oleh masuknya narkotika di Kepri dikoordinir oleh bandar narkotika luar negeri. Ketika, terjadi penangkapan hanya sebatas kurir atau kaki tangan dari bandar besarnya.

Terkadang, penyelidikan terputus di kaki tangan tersebut. Para bandar membuka atau merekrut kembali kaki tangan lainnya untuk menyelundupkan narkotika.

Dalam memberantas narkotika tentunya peran serta seluruh pihak terutama masyarakat sangat diharapkan. Ketika ada aktivitas yang mencurigakan atau terindikasi mencurigakan di lingkungan tempat tinggalnya untuk segera melaporkan ke aparat terkait.

“BNN dan aparat terkait tidak dapat bekerja sendiri karena keterbatasan personil dan lainya. Peran aktif masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran narkotika sangat diharapkan,” katanya.

Pengamat Sosial dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Alfi Husni, mengatakan peran masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dari narkotika. Apalagi wilayah kepri yang akses lautnya cukup luas, sehingga dimanfaatkan untuk mengedarkan narkotika.

Akses yang luas tersebut serta bertetangga dengan negara lain memudahkan pergerakan untuk memasukkan narkotika. Disinilah diperlukan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran narkotika.

“Laut kita inikan luas, dan aparat tentunya memiliki keterbatasan armada, personil dan lainnya. Disinilah peran aktif masyarakat diharapkan untuk memberantas peredaran narkotika di Kepri,” kata Alfi Husni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....