Warga Benan Meriahkan Maulid Nabi dengan Pawai Kampung

  • 25 Agt 2026 13:59 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Warga Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, tumpah ke jalan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H. Anak-anak, remaja hingga orang tua ikut ambil bagian dalam pawai keliling kampung yang berlangsung penuh kebersamaan.

Kegiatan yang digelar Panitia Hari Besar Islam atau PHBI Desa Benan bersama masyarakat itu berlangsung meriah. Selain pawai, rangkaian peringatan juga diisi dengan pembacaan Al-Barzanji.

Suasana semakin semarak dengan berbagai hiasan yang dibawa warga sepanjang pawai. Salah satunya bunga manggar yang dibuat secara swadaya dengan beragam kreasi dan ornamen.

Warga juga secara sukarela mengumpulkan telur untuk dijadikan berkat. Telur tersebut kemudian dihias dengan bunga dan dibawa dalam rangkaian kegiatan sebagai bagian dari tradisi masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi.

Keterlibatan warga terlihat sejak persiapan hingga kegiatan berakhir. Ketua PHBI Desa Benan, Hasim, bersama jajaran panitia dan masyarakat bergotong royong memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Bagi masyarakat Benan, peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga tradisi kebersamaan masyarakat desa.

Antusiasme warga membuat suasana peringatan terasa semakin hidup. Pawai keliling kampung menjadi simbol bahwa kegiatan keagamaan masih mampu menyatukan berbagai generasi dalam satu momentum.

Ketua PHBI Desa Benan, Hasim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan. Menurutnya, semangat warga menjadi kekuatan utama sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan," kata Hasim, Selasa, 25 Agustus 2026.

Rangkaian Maulid Nabi di Desa Benan pun berlangsung dengan semangat gotong royong. Dari telur yang dihias hingga bunga manggar yang dibuat bersama, seluruhnya menjadi gambaran sederhana tentang kuatnya kebersamaan warga dalam menjaga tradisi keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....