Festival Kopi Merdeka Perkuat Promosi Pariwisata dan UMKM Kepri
- 25 Agt 2026 00:01 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Festival Kopi Merdeka 2026 menjadi salah satu ruang promosi pariwisata, budaya, dan produk UMKM di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kegiatan yang berlangsung pada 20-24 Agustus 2026 tersebut mengusung tema wisata budaya sebagai penggerak ekonomi daerah Kepri.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, menjelaskan rangkaian kegiatan Festival Kopi Merdeka meliputi lomba fashion show kategori anak-anak dan remaja, bazar UMKM, serta atraksi wisata budaya khas Kepri. Bazar UMKM menghadirkan sekitar 200 stan yang berada di sepanjang Jalan Merdeka Tanjungpinang.
"Selain fashion show dan bazar UMKM yang terdiri dari 220 stan, kita juga menampilkan atraksi wisata budaya yang ada di Provinsi Kepulauan Riau selama lima hari," kata Hasan, Minggu, 23 Agustus 2026.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan Festival Kopi Merdeka memiliki pesan strategis dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Tanjungpinang dan Kepri sekaligus memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata dan UMKM.
"Minum kopi adalah lifestyle warga Kota Tanjungpinang dan Kepulauan Riau, sehingga Festival Kopi Merdeka ini tidak hanya sekadar kegiatan biasa, tetapi memiliki pesan-pesan strategis," ujar Ansar Ahmad.
Ansar menyebut Festival Kopi Merdeka juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan kopi Indonesia, khususnya kopi heritage yang ada di Kepri. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk, kuliner, dan hasil karya sekaligus mengembangkan kearifan lokal.
Menurut Gubenur Kepri, Festival Kopi Merdeka telah ditetapkan sebagai salah satu event dalam kalender pariwisata nasional sejak 2023 melalui Kharisma Event Nusantara. Festival ini dinilai penting untuk terus dikembangkan karena sektor pariwisata memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri.
"Di tahun 2023 Event Kopi Merdeka Fest ini diangkat menjadi event Kharisma Pariwisata Nasional Indonesia dan menjadi kalender pariwisata nasional Indonesia," katanya.
Dirinya mengatakan, pada 2025 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri mencapai lebih dari 2,15 juta kunjungan, sementara wisatawan domestik dari provinsi lain mencapai sekitar 4,3 juta kunjungan. Menurutnya, tingginya kunjungan wisatawan turut memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang pada triwulan kedua 2026 mencapai 6,99 persen.
"Triwulan kedua kemarin pertumbuhan ekonomi Kepri tembus 6,99 persen, tertinggi di Sumatera dan tertinggi ketiga di Indonesia," tuturnya.
Pada acara puncak Festival Kopi Merdeka, Pemrov Kepri memberikan apresiasi kepada pelopor Festival Kopi Merdeka. Masyarakat juga tampak antusias memadati lokasi acara untuk menunggu penampilan penyanyi Fauzana dan Aprilian.
Ia berharap Festival Kopi Merdeka dapat terus menjadi bagian dari strategi pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kepri. Kolaborasi pemerintah, pelaku UMKM, seniman, masyarakat, dan media dinilai penting untuk memperkuat promosi potensi daerah serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....