Dorong Ekonomi Maritim, Pemprov Kepri dan KKP Pacu Perikanan Budidaya

  • 19 Agt 2026 15:35 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, Said Sudrajat, Kabid Perikanan Tangkap, Mufril Akhyar, serta jajaran fungsional perikanan tangkap. Pertemuan dipimpin Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb. Haeru Rahayu.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb. Haeru Rahayu, menyambut positif langkah Pemprov Kepri dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Kepri.

“Ini menunjukkan semangat kuat Kepri dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan, khususnya budidaya,” ujar Tb. Haeru Rahayu.

Tb. Haeru mengatakan, KKP akan melakukan telaah dan penilaian lapangan terkait rencana pembangunan UPT di Kepri. Hasil kajian tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Menteri, Wakil Menteri, dan Sekretaris Jenderal KKP.

“Dukungan hibah yang diberikan akan kami laporkan langsung kepada Menteri, Wakil Menteri, dan Sekretaris Jenderal KKP,” ucapnya.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis bagi perekonomian daerah. Hal ini, sejalan dengan karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan dengan sekitar 98 persen wilayahnya merupakan perairan.

“Salah satunya adalah budidaya rumput laut yang tersebar di tujuh kabupaten/kota seperti Lingga, Karimun, Anambas, Natuna, Batam, dan Bintan,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.

Selain rumput laut, Pemprov Kepri juga melihat komoditas lobster sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Pengembangan komoditas tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan budidaya sekaligus membuka peluang investasi baru.

“Kami meminta arahan dan dukungan dari KKP terkait proyeksi pengembangan dan potensi ekonomi yang bisa dihasilkan dari sektor maritim ini,” ucapnya.

Ia berharap, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat pengembangan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan di Kepri. Pemerintah daerah juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendorong hilirisasi serta investasi di sektor tersebut.

“Insya Allah Kepri akan menjadi unggulan potensi pendapatan dari sektor maritim,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....