Produk Unggulan UMKM Tanjungpinang Diharapkan Tembus Pasar Nasional

  • 18 Agt 2026 08:18 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mensupport produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal agar mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas. Hal tersebut dilaksanakan saat launching produk unggulan daerah dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Senin, 17 Agustus 2026.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan momentum kemerdekaan harus dimaknai dengan perjuangan membangun kemandirian ekonomi melalui kreativitas, inovasi, teknologi, dan kewirausahaan. Menurutnya, produk lokal harus mampu bersaing sehingga memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kalau dahulu para pejuang mengangkat senjata, maka hari ini kita mengangkat kreativitas, inovasi, teknologi, dan semangat kewirausahaan untuk membangun kemandirian ekonomi,” kata Lis Darmansyah.

Ia menegaskan pemerintah akan memfasilitasi produk UMKM dan IKM agar dapat masuk ke berbagai jaringan pemasaran, baik supermarket lokal maupun pasar berskala nasional. Pemerintah juga akan mendorong pelaku usaha memenuhi standar, legalitas, sertifikasi, kemasan, serta kebutuhan pasar.

“Produk harus dijual dan dipasarkan, jangan hanya diproduksi, dan produk harus kita dorong untuk menembus pasar nasional bahkan pasar internasional,” ujarnya.

Lis menyebut sejumlah produk unggulan yang diluncurkan antara lain laksa beku serta otak-otak beku dan olahan dalam bentuk cemilan makanan ringan. Menurutnya, inovasi pengolahan tersebut dapat memperpanjang masa simpan sekaligus membuka peluang pemasaran produk khas Tanjungpinang ke wilayah yang lebih luas.

“Jangan sampai kita mendorong masyarakat menghasilkan produk, tetapi setelah produk selesai dibuat kita tidak tahu siapa yang akan membeli dan ke mana produk tersebut dipasarkan,” ucapnya.

Ia meminta perangkat daerah terkait tidak hanya memberikan pelatihan dan bantuan, tetapi juga aktif membaca peluang pasar serta membantu pelaku usaha memperkuat branding dan pemasaran digital. Lis berharap seluruh pihak bersama-sama menciptakan ekosistem yang membuat UMKM dan IKM lokal semakin mandiri dan berdaya saing.

“Pemerintah harus hadir dan menjadi bagian daripada perjuangan pelaku UMKM dan IKM untuk membuka akses pemasaran produk,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....