Gubernur Kepri Ansar Ahmad: Pramuka Harus Hasilkan Karya Nyata

  • 14 Agt 2026 21:12 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menegaskan Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter, tetapi juga harus mendorong generasi muda menghasilkan karya dan solusi nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepri, Jumat, 14 Agustus 2026, pagi.

Ansar mengatakan, kegiatan kepramukaan perlu diarahkan untuk membantu generasi muda memahami berbagai persoalan di lingkungan sekitar sekaligus mencari solusi. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII Tahun 2026, yaitu “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.

“Proses pendidikan kepramukaan terus berkembang dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving,” ujar Ansar Ahmad.

Menurutnya, swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas menanam dan memanen. Sektor tersebut juga membutuhkan pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya serta kesiapan generasi muda.

Ansar menjelaskan, kegiatan Pramuka harus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah. Generasi muda dapat dilibatkan dalam kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, pengelolaan lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna hingga pengembangan usaha mandiri.

Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau AI, Ansar mengingatkan, generasi muda agar memiliki kemampuan teknologi yang diimbangi dengan karakter. Menurutnya, kemajuan teknologi juga menghadirkan tantangan seperti hoaks, perundungan, kekerasan, narkotika dan perjudian daring.

“Teknologi memberi kemampuan yang semakin besar, karakter yang memberi arah agar kemampuan itu digunakan untuk kebermanfaatan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembinaan Pramuka menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Keterampilan, kemandirian, produktivitas, penguasaan teknologi serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat perlu terus ditanamkan sejak dini.

“Selamat memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....