Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Terjadi 150 Karhutla di Tanjungpinang

  • 13 Agt 2026 19:04 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang mencatat sebanyak 150 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Mayoritas kejadian diduga dipicu aktivitas masyarakat membakar sampah di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang, Kamis, 13 Agustus 2026.

Kepala DPKP Kota Tanjungpinang, Juliadi Halomoan, mengatakan kasus karhutla dalam beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan. Petugas pemadam bahkan harus menangani sekitar dua hingga empat kejadian kebakaran dalam satu hari.

“Rata-rata per hari ada 2 hingga 4 kejadian, Kalau Januari sampai hari ini ada sekitar 150 kasus kejadian kebakaran hutan,” ujar Juliadi Halomoan.

Menurutnya, kejadian karhutla paling banyak ditemukan di wilayah Tanjungpinang Timur. Kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau ditambah cuaca panas dan angin kencang membuat api dari pembakaran sampah berpotensi cepat merambat ke lahan di sekitarnya.

”Kasus karthula terbanyak itu ditemukan berlokasi di Tanjungpinang Timur,” ucapnya.

Ia menyebutkan, aktivitas masyarakat membakar sampah menjadi dugaan sementara penyebab dominan terjadinya kebakaran lahan. Sehingga, masyarakat diminta lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan.

“Iya, masyarakat di imbau jangan bakar sampah dengan angin cukup kuat saat ini,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....