Pejabat Negara Sandang Kehormatan Korps Marinir di Lingga
- 06 Agt 2026 14:20 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Lima pejabat negara dianugerahi gelar Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam upacara di Pantai Todak, Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Penghargaan diberikan usai peninjauan Latihan Terintegrasi TNI 2026.
Penerima penghargaan tersebut yakni Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Upacara penganugerahan dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali. Selain gelar Warga Kehormatan Korps Marinir, para pejabat juga menerima Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut, Brevet Kehormatan Intai Amfibi, dan Brevet Kehormatan Komando Korps Marinir.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dukungan dan kontribusi mereka dalam memperkuat kemampuan tempur serta profesionalisme Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Momentum itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Latihan Terintegrasi TNI 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Lingga.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan keyakinannya terhadap kesiapan TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara. Menurutnya, hasil latihan akan dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia selaku Panglima Tertinggi.
"TNI sudah mampu menjawab tantangan tugas dalam memelihara dan menjaga serta mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Sjafrie, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menegaskan keberhasilan Latihan Terintegrasi TNI 2026 menjadi bukti nyata kesiapan TNI menghadapi berbagai tantangan pertahanan. Kemampuan yang ditampilkan mencerminkan kesiapan personel, alutsista, dan sistem operasi gabungan yang semakin solid.
"Latihan terintegrasi ini membuktikan kepada Panglima Tertinggi bahwa Tentara Nasional Indonesia sudah siap sejak tahun 2026 untuk memikul beban tugas dalam rangka menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Penganugerahan tersebut menutup rangkaian peninjauan Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Lingga. TNI berharap latihan dan penghargaan ini semakin memperkuat profesionalisme prajurit serta sinergi seluruh matra dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....