Pangan Kepri Bergantung Pasokan Luar, Wagub: Harga Tetap Terkendali
- 06 Agt 2026 14:26 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menegaskan pemenuhan ketahanan pangan Kepri masih sangat bergantung pada kolaborasi antar daerah. Pasokan komoditas vital seperti telur, daging ayam, cabai, dan sayuran rutin didatangkan dari Sumatra Barat, Sumatra Utara, Lampung, Jambi, NTB, hingga Jawa Timur.
“Di Kepri ini harus berkolaborasi dengan daerah lain untuk pemenuhan ketahanan pangan tetap ada,” kata Nyanyang Haris Pratamura, Kamis, 6 Agustus 2026.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat kerja sama lintas daerah demi menjamin kesinambungan pasokan pangan lokal. Langkah ini krusial untuk mencegah kelangkaan bahan pokok di seluruh wilayah kepulauan.
“Kita saling support agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok bagi warga,” ujarnya.
Terkait regulasi wilayah Kawasan Bebas Cukai seperti Batam, pengawasan distribusi barang dari luar negeri tetap disesuaikan dengan ketentuan PPN, bea masuk, dan PPh. Sebaliknya, komoditas pangan dari dalam negeri bebas masuk ke wilayah Kepri, sementara ketersediaan daging sapi impor dikendalikan melalui kuota BP Batam dan kerja sama dengan Bulog.
“Itukan disesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi yang ada jadi tidak ada persoalan,” ucapnya.
Pengendalian harga dan pasokan di pasar rutin dilakukan melalui koordinasi intensif dengan dinas pertanian serta dinas perdagangan di tujuh kabupaten/kota. Langkah ini efektif menjaga keseimbangan antara kestabilan pasokan dan permintaan (supply and demand) guna mencegah lonjakan harga atau inflasi.
“Sampai saat ini kami berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar melakukan pengawasan selalu,” katanya.
Kestabilan pangan di daerah kepulauan ini dapat terus terjaga berkat penerapakan strategi berbasis digitalisasi, kolaborasi, dan inovasi. Pemerintah optimistis pendekatan terintegrasi ini mampu mempertahankan ketahanan pangan Kepri secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....