Kemenag Tanjungpinang Tinjau Pembinaan Santri di Asrama MTsN Tanjungpinang

  • 06 Agt 2026 09:57 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang melakukan kunjungan ke Asrama MTsN Tanjungpinang, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan pembinaan santri serta mengevaluasi program-program yang telah dijalankan di lingkungan asrama.

Dalam kunjungan itu, Erizal berdialog dengan Pembina Asrama MTsN Tanjungpinang, Pirsandi, mengenai pelaksanaan program pembinaan santri. Pembahasan mencakup pembentukan karakter, peningkatan kompetensi keagamaan, dan pengembangan keterampilan peserta didik.

Pembina Asrama MTsN Tanjungpinang, Pirsandi, menjelaskan sejumlah program telah berjalan secara rutin dan terjadwal. Program tersebut meliputi Qiyamullail, tahsin dan tilawah Alquran, tahfizh, muhadatsah Bahasa Arab, pembelajaran Bahasa Inggris, kajian kitab Safinatun Najah, Ta’limul Muta’allim, hadroh, kultum, latihan pidato, serta pembinaan akhlak dan kedisiplinan santri.

“Kami terus berupaya menjalankan program pembinaan secara berkelanjutan agar santri tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, kemandirian, dan keterampilan yang bermanfaat. Alhamdulillah, program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik berkat dukungan pimpinan madrasah, para pembina, dan orang tua santri,” ujar Pirsandi.

Ia mengatakan pembiasaan ibadah, penguatan hafalan Al qur'an, dan pengembangan kemampuan bahasa menjadi fokus utama dalam pembinaan santri. Menurutnya, seluruh program dirancang untuk membentuk generasi yang berakhlakul karimah dan berprestasi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal Abdullah, mengapresiasi berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Asrama MTsN Tanjungpinang. Menurutnya, keberadaan asrama menjadi sarana yang sangat strategis dalam membentuk karakter peserta didik dan memperkuat pendidikan keagamaan.

“Saya melihat program yang dijalankan sudah cukup baik dan menyentuh berbagai aspek pembinaan santri, baik spiritual, akademik, maupun keterampilan. Program seperti Qiyamullail, tahfizh, pembelajaran bahasa, serta pembinaan akhlak perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Erizal berharap Asrama MTsN Tanjungpinang dapat menjadi contoh pembinaan santri yang unggul di lingkungan madrasah. Menurutnya, sinergi antara madrasah, pembina, dan orang tua menjadi kunci dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Semoga Asrama MTsN Tanjungpinang dapat menjadi contoh pembinaan santri yang unggul dan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....