PUPRP Bintan Petakan Kerusakan Jalan Kampung Banjar, Perbaikan Menyeluruh 2027

  • 04 Agt 2026 19:24 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Bintan telah memetakan kerusakan ruas jalan di kawasan Kampung Banjar, Desa Gunung Kijang. Hal ini, menyusul keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang berlubang dan dinilai membahayakan pengguna jalan, Selasa, 4 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Bintan, Gunawan Feriyanto Panjaitan, menjelaskan hasil survei dan identifikasi di lapangan menunjukkan total panjang ruas jalan mencapai sekitar 550 meter. Namun, kerusakan berat hanya ditemukan pada sekitar 200 meter sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

”Tim kami sudah melakukan survei, pemetaan, dan identifikasi terhadap kerusakan jalan,” ujar Gunawan Feriyanto Panjaitan.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sudah berada pada tingkat yang cukup berbahaya. Sebagai langkah penanganan sementara, Dinas PUPRP telah memasang rambu peringatan serta melakukan penimbunan di sejumlah titik untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat lubang di badan jalan.

“Antisipasi sementara, kami melakukan penimbunan di beberapa titik agar dapat mengurangi potensi kecelakaan akibat kondisi jalan yang berlubang,” ucapnya.

Feriyanto menambahkan, perbaikan awal akan dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan setelah mendapat pengesahan. Penanganan tersebut difokuskan pada perbaikan drainase dan box culvert, sedangkan perbaikan menyeluruh telah diusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2027 dengan estimasi anggaran sekitar Rp5 miliar.

“Sementara penanganan menyeluruh sudah kami usulkan melalui DAK tahun 2027 dengan perkiraan anggaran sekitar Rp5 miliar,” tuturnya.

Feriyanto mengimbau agar masyarakat untuk melaporkan kerusakan jalan kabupaten melalui aplikasi Silubang. Laporan yang masuk akan direkap sebagai dasar penjadwalan survei dan perbaikan oleh tim di lapangan.

”Setiap laporan akan kami rekap, kemudian tim akan turun ke lapangan agar penanganannya dapat dilakukan secara efektif dan efisien,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....