Fatherless Menjadi Tantangan Tumbuh Kembang Anak
- 23 Jul 2026 15:21 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Fatherless atau anak yang kekurangan figure ayah dalam pola asuh di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadi tantangan bagi pertumbuhan emosional anak. Padahal peran ayah dalam tumbuh kembang anak sangat penting.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Dalduk dan KB Provinsi Kepri, Yuli Munir, mengatakan berdasarkan penelitan yang dilakukan oleh BKKBN tahun 2025, angka Fatherless di Kepri mencapai 24 persen. Angka ini sedikit dibawah rata-rata nasional yang sebesar 25 persen.
“Hal ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dalam hal ini kedekatan emosional antara ayah dan anak sangat signifikan,” ujar Yuli Munir, Kamis, 23 Juli 2026.
Padahal peran ayah sangat penting dalam perkemabangan anak, terutama dalam membentuk keberanian anak untuk mengambil Keputusan, resiko dan kepemimpinan. Menurutnya, figure ayah memeberikan pelajaran yang tidak bisa diajarkan oleh ibu.
“Untuk itu, pentingnya bagi ayah untuk tidak hanya menyerahkan tanggung jawab pengasuhan kepad a ibu, tetapi juga aktif terlibat dalam pola asuh anak,” tuturnya.
Berdasarkan penelitian tingkat Fatherless di Desa lebih tinggi dari pada di Kota. Kondisi ini disebabakan oleh budaya patriaki yang masih kuah didesa, sementara di kota cenderung lebih mengerti dan memiliki pengetahuan tentang keterlibatan dalam pola asuh anak.
Selain itu, tingkat perceraian di Provinsi Kepri yang hampir mencapai 20 persen juga berkontribusi terhadap kondisi Fatherless. Anak yang berasal dari keluarga yang bercerai angka fatherless mencapai 75 persen.
“Artinya hanya satu dari empat anak yang orang tuanya bercerai yang masih mendapatkan kasih sayang dari ayahnya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....