Kadis Kominfo Bekali Siswa SMPN 4 Tanjungpinang Literasi Digital

  • 23 Jul 2026 15:20 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, memberikan pembekalan literasi digital kepada 405 peserta didik baru SMP Negeri 4 Tanjungpinang dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis, 23 Juli 2026. Melalui materi bertajuk "Cerdas dan Sehat Berinternet bagi Pelajar di Era Digital", para siswa diajak memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Teguh menjelaskan, internet telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, seperti digunakan untuk mencari referensi, mengakses perpustakaan digital, menyelesaikan tugas sekolah, hingga mengikuti pembelajaran secara daring. Namun, ia mengingatkan agar siswa selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial guna menghindari penyebaran hoaks maupun pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

”Handphone diciptakan untuk membantu manusia, jangan sampai justru kita yang diatur oleh handphone,” ujar Teguh Susanto.

Selain mendorong pemanfaatan internet secara positif, Teguh mengatakan, pentingnya mengendalikan penggunaan gawai melalui pembatasan waktu layar (screen time). Menurutnya, penggunaan telepon genggam secara berlebihan dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental, seperti kelelahan mata, gangguan tidur, menurunnya konsentrasi, meningkatnya kecemasan, hingga berkurangnya interaksi sosial.

”Kitalah yang harus mengendalikan gawai, bukan sebaliknya,” ucapnya.

Teguh mengapresiasi, kebijakan SMP Negeri 4 Tanjungpinang yang melarang siswa membawa telepon genggam ke sekolah. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu didukung oleh orang tua melalui pengawasan di rumah agar anak mampu menyeimbangkan aktivitas di dunia digital dengan kehidupan nyata.

“Manfaatkan masa sekolah untuk lebih banyak belajar dan berinteraksi di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan sekitar,” tuturnya.

Seorang peserta MPLS, Mazaya Khairunnisa, mengatakan, materi yang disampaikan mudah dipahami dan memberikan pemahaman baru mengenai dampak penggunaan gawai secara berlebihan. Ia menyebutkan, pembekalan tersebut menjadi pengingat agar lebih bijak menggunakan telepon genggam selama menjalani masa sekolah.

“Saya jadi tahu penggunaan handphone yang berlebihan bisa membuat kita cemas dan berdampak pada kesehatan,” ujar Mazaya.

MPLS SMP Negeri 4 Tanjungpinang tahun 2026 diikuti sebanyak 405 peserta didik baru yang terbagi ke dalam 9 Rombongan belajar (Rombel). Melalui pembekalan literasi digital tersebut, diharapkan para siswa mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, sehat, serta tetap membangun interaksi sosial sebagai bekal menghadapi tantangan di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....