Peringatan HAN 2026: Momentum Perkuat Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Kepri
- 23 Jul 2026 15:13 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerhati anak Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Eri Syahrial, mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap 23 Juli sebagai momentum memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak. Menurutnya, berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan anak patut diapresiasi, namun masih banyak persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, Kamis, 23 Juli 2026.
Eri mengatakan, pemerintah telah menghadirkan sejumlah program yang memberikan manfaat bagi anak, termasuk penguatan kebijakan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar. Namun, kasus kekerasan, eksploitasi, hingga masih adanya anak yang belum memperoleh hak pendidikan secara optimal menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.
”Masih ada anak yang menjadi korban kekerasan, eksploitasi, dan belum mendapatkan haknya secara optimal,” ujar Ery Syahrial.
Di bidang pendidikan, Eri menilai masih terdapat ketimpangan akses, terutama bagi anak-anak yang tinggal di wilayah kepulauan dan hinterland. Ia menyebut keterbatasan daya tampung sekolah negeri serta belum meratanya fasilitas pendidikan menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang sama.
“Pendidikan adalah investasi sumber daya manusia, namun, saat ini belum semua anak mendapatkan akses pendidikan yang baik,” ucapnya.
Selain itu, Eri menyoroti belum adanya kembali Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau sejak 2021. Menurutnya, keberadaan lembaga tersebut sangat penting untuk mengawasi penyelenggaraan perlindungan anak secara lintas sektor, terutama di tengah meningkatnya ancaman terhadap anak di era digital.
“Kepri pernah menjadi daerah rujukan nasional dalam perlindungan anak karena memiliki KPPAD dan regulasi yang kuat,” tuturnya.
Eri mengimbau, agar orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Ia berharap, seluruh anak di Kepulauan Riau dapat tumbuh tanpa kekerasan, memperoleh pendidikan yang layak, serta menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
“Harapan kita, Kepulauan Riau tetap menjadi provinsi yang ramah anak dan seluruh anak dapat berkembang secara optimal,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....