Rumah Bintan Mangrove Hadirkan Wisata dan Edukasi pelestarian Lingkungan

  • 01 Jul 2026 21:15 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan – Kawasan wisata Rumah Bintan Mangrove di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga mengedepankan edukasi konservasi lingkungan bagi pengunjung. Kegiatan penanaman bakau menjadi salah satu program yang rutin dilakukan dengan melibatkan pelajar dari berbagai sekolah.

Owner Rumah Bintan Mangrove, Amrisa La Bula atau biasa dipanggil Rizal, mengatakan kegiatan penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir. Para pelajar diajak langsung turun ke kawasan lumpur untuk menanam bibit bakau di sekitar lokasi wisata.

“Anak-anak sekolah sangat senang saat ikut menanam bakau karena mereka bisa langsung turun ke lumpur sambil belajar tentang lingkungan,” kata Amrisa La Bula, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia menjelaskan program edukasi tersebut juga pernah diikuti pelajar dari luar negeri, termasuk sekolah-sekolah asal Jepang. Kegiatan biasanya dijadwalkan menyesuaikan masa libur sekolah agar lebih banyak pelajar dapat berpartisipasi.

“Biasanya ada pergantian sekolah yang datang, jadi mereka bisa melihat hasil penanaman dari peserta sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan konservasi mangrove memberikan pengalaman baru bagi para pelajar sekaligus meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan pesisir. Selain belajar menanam bakau, para pengunjung juga dapat mengenal berbagai ekosistem alami di kawasan mangrove.

“Edukasi seperti ini penting agar generasi muda lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan,” tuturnya.

Amrisa menambahkan kondisi kawasan mangrove di Trikora relatif aman dan nyaman untuk wisata edukasi karena terlindung dari ombak besar. Meski memasuki musim utara, aktivitas wisata tetap berjalan normal karena kawasan tersebut berada di perairan yang tenang.

“Di sini cukup aman karena tidak ada ombak besar dan suasananya juga teduh,” katanya.

Ia berharap kegiatan konservasi mangrove terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Menurutnya, pelestarian bakau menjadi langkah penting dalam menjaga ekosistem pesisir di Kabupaten Bintan.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut menjaga dan melestarikan kawasan mangrove ini,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....