Pemko Tanjungpinang Mantapkan Kafilah Menjelang MTQ XII Kepri 2026
- 30 Jun 2026 14:34 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus memantapkan persiapan kafilah yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar simulasi penampilan/ Training Center (TC) di Hotel Alltrue, sebagai bagian dari evaluasi akhir sebelum kompetisi berlangsung pada 4 hingga 9 Juli 2026.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan agar seluruh peserta dapat memanfaatkan setiap masukan dari pelatih sebagai bahan perbaikan. Menurutnya, evaluasi yang diberikan harus menjadi motivasi agar peserta mampu tampil lebih optimal saat mengikuti perlombaan.
”Simulasi menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mengetahui kekurangan sebelum tampil diarena sesungguhnya,” ujar Lis Darmansyah, Selasa, 30 Juni 2026.

Lis meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mendokumentasikan seluruh hasil penilaian dan catatan pelatih, kemudian menyerahkannya kepada masing-masing peserta. Sehingga, setiap anggota kafilah dapat memahami aspek yang masih perlu dibenahi dalam waktu yang tersisa sebelum pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kepri.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal Abdullah, mengatakan simulasi tersebut merupakan tahapan akhir dari pemusatan latihan untuk mengukur kesiapan seluruh peserta. Sebanyak 54 peserta mengikuti simulasi sesuai cabang yang diikuti dan langsung menerima evaluasi dari para pelatih.
”Hasil evaluasi akan menjadi dasar pembinaan lanjutan agar saat tampil di MTQ Kepri nanti seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik,” ujar Erizal.

Erizal menambahkan, Kota Tanjungpinang mengikuti berbagai cabang perlombaan, di antaranya tilawah, qiraat, hifzhil Quran, fahmil Quran, syahril Quran, khath Al-Quran, karya tulis ilmiah Al-Quran, serta tafsir Al-Quran dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris. Selama pemusatan latihan, para peserta dibimbing oleh 12 pelatih, sementara cabang tartil Al-Quran kategori tunanetra tidak diikuti karena tidak tersedia peserta yang memenuhi persyaratan.
”Cabang tartil Al-Quran untuk peserta tunanetra tidak kami ikuti karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....