Harga BBM Bayangi Stabilitas Daging Ayam Tanjungpinang

  • 30 Jun 2026 13:17 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Harga daging ayam di Pasar Bintan Center Km. 9 Tanjungpinang masih berada pada kisaran normal, yakni Rp43 ribu per kilogram. Berbeda dengan daging sapi yang mengalami penurunan penjualan, permintaan daging ayam dinilai masih relatif stabil karena menjadi kebutuhan harian masyarakat, Selasa, 30 Juni 2026.

Pedagang Kios Daging Segar Kastha, Andika, mengatakan penjualan ayam tidak mengalami perubahan yang signifikan. Pelanggan tetap masih rutin membeli daging ayam setiap hari meskipun terdapat sedikit penurunan pada penjualan bagian tertentu.

”Hanya beberapa bagian tertentu seperti ceker yang penjualannya sedikit berkurang,” ujar Andika.

Andika menjelaskan, seluruh ayam yang dijual berasal dari pemasok dalam kondisi hidup dan dipotong di rumah potong ayam milik sendiri yang telah memiliki sertifikat halal. Selain itu, petugas penyembelih juga telah mengantongi sertifikasi sehingga keamanan dan kehalalan produk terjamin.

“Penyembelihnya juga memiliki sertifikat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas maupun kehalalannya,” ucapnya.

Menurutnya, sistem pengelolaan tersebut juga diterapkan pada usaha penjualan daging sapi yang dikelolanya. Dengan demikian, seluruh produk daging yang dipasarkan telah memenuhi standar keamanan pangan dan kehalalan.

Meski kondisi penjualan ayam masih cukup baik, Andika berharap pemerintah tetap memperhatikan stabilitas harga bahan pangan, terutama jika terjadi kenaikan biaya distribusi akibat harga BBM. Menurutnya, langkah tersebut penting agar harga di tingkat konsumen tetap terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan usaha para pedagang.

“Kami berharap pemerintah terus menjaga stabilitas harga pangan, kalau biaya distribusi meningkat, tentu akan berdampak pada pedagang,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....