Kemenag Tanjungpinang Matangkan Persiapan MTQ XII provinsi Kepri

  • 29 Jun 2026 17:14 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau memasuki fase krusial menjelang pembukaan kegiatan. Memasuki H-5 pelaksanaan, seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Tanjungpinang ditetapkan dalam status siaga penuh untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Erizal Abdullah, menegaskan kesiapan seluruh aparatur menjadi kunci sukses penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi tersebut. Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari pelaksanaan lomba, tetapi juga kualitas pelayanan kepada seluruh tamu dan peserta.

“Tuan rumah tidak boleh sekadar menjadi penyelenggara, tetapi harus menjadi pelayan terbaik bagi seluruh tamu,” kata Erizal Abdullah, Senin, 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan, status tuan rumah merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kesiapan maksimal dan pelayanan profesional. Selain itu, seluruh pegawai juga diminta menjaga marwah budaya Melayu dalam setiap pelayanan selama MTQ berlangsung.

“Kita harus mampu menampilkan wajah terbaik Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya daerah, seluruh aparatur Kementerian Agama diwajibkan mengenakan baju kurung Melayu selama pelaksanaan MTQ. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas budaya Melayu di tengah pelaksanaan agenda keagamaan tingkat provinsi.

“Penggunaan baju kurung Melayu menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya daerah sekaligus memperkuat identitas Melayu,” tuturnya.

MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 9 Juli 2026 di kawasan Gurindam 12 Tepi Laut Tanjungpinang. Rangkaian kegiatan diawali kedatangan kafilah pada 3 Juli, dilanjutkan pawai ta’aruf, pembukaan bazar, dan seremoni pembukaan pada 4 Juli malam.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh tamu,” ucapnya.

Erizal juga meminta seluruh aparatur menerapkan budaya pelayanan 5S yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun selama pelaksanaan MTQ. Menurutnya, keramahan dan kedisiplinan aparatur menjadi faktor penting dalam membangun citra pelayanan pemerintah.

Selain fokus pada pelayanan, panitia juga telah menyiapkan sejumlah venue perlombaan di berbagai titik strategis Kota Tanjungpinang. Lokasi perlombaan tersebar mulai dari Astaka Utama, masjid, hotel, hingga aula sekolah yang telah disesuaikan dengan cabang perlombaan.

“Seluruh persiapan venue terus dimatangkan agar peserta dapat mengikuti perlombaan dengan nyaman,” ujarnya.

Erizal mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama menjaga kesehatan, disiplin, dan integritas menjelang pelaksanaan MTQ. Ia optimistis MTQ XII dapat menjadi momentum pembuktian bahwa Tanjungpinang mampu menjadi tuan rumah yang profesional dan berbudaya.

“MTQ ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga ajang menunjukkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kepulauan Riau,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....