Media Harus Berperan Aktif Membanjiri Informasi Akurat di Media Sosial

  • 29 Jun 2026 07:31 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Media harus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat ditengah banyaknya informasi hoaks atau berita bohong yang tidak sesuai dengan fakta di ruang publik seperti media sosial. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial untuk mempublikasikan informasi yang akurat.

Ahli Pers Dewan Pers, Mhd. Munirul Ikhwan, mengatakan jangan mengharapkan masyarakat dengan sendirinya aktif menjadi penggiat literasi di media sosial. Akan tetapi medialah yang harus berperan aktif mengkaunter berita hoaks dan meliterasi masyarakat.

Saat ini setiap individu dapat menjadi dapur media dengan mengupload informasi-informasi di media sosial. Informasi yang di upload biasanya hanya untuk mengejar rating, seperti For Your Page (FYP) dan lainnya tanpa verifikasi data dilapangan lebih lanjut.

“Ketika ada informasi cepat-cepat di uploud tanpa di verifikasi informasi tersebut. Pokoknya cepat di upload dan banyak yang lihatnya biar FYP,” ujar Munirul Ikhwan, Minggu, 28 Juni 2026.

Menurutnya kondisi ini menjadikan informasi di media sosial di banjiri berita hoaks. Sebagai media mainstream hendaknya tidak hanya menjadi penonton ditengah derasnya informasi hoaks di media sosial.

Media mainstream harus membanjiri informasi yang akurat juga dengan memanfaatkan media sosial. Harus juga gencar melakukan sosialisasi dan mempublish informasi di media sosial dengan produk jurnalistik masing-masing media.

Dicontohkannya, dengan menampilkan foto besreta caption, di facebook dapat disisipkan link berita, atau menapilkan potongan video yang mengarahkan pengguna untuk ke berita utama dan lainnya. Begitu juga mungkin media lainnya, seperti TV digital dan radio yang menyediakan link untuk didengarkan dan sebagainya.

“Jangan sampai kita hanya menjadi penonton yang meilhat banjir informasi hoaks tanpa berperan aktif. Kita harus berperan mengurangi informasi hoaks dengan informasi yang akurat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....