Dragon Boat Tanjungpinang Bidik Wisatawan Mancanegara Tahun 2027

  • 27 Jun 2026 15:34 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Perlombaan Perahu Naga atau Dragon Boat Race Tanjungpinang 2026 resmi dibuka di kawasan Pelantar III, Kota Tanjungpinang, Jumat, 26 Juni 2026. Pembukaan ajang budaya dan olahraga tersebut berlangsung semarak dan disaksikan ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dragon Boat Race 2026 digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pariwisata unggulan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus bagian dari rangkaian tradisi Sembahyang Keselamatan Laut yang telah lama dilestarikan oleh masyarakat Tionghoa di Tanjungpinang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, mengatakan penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama Yayasan Sangharama Bodhissattva Tanjungpinang. Menurutnya, tradisi yang telah berlangsung selama sekitar 145 tahun itu memiliki nilai budaya yang kuat sekaligus berpotensi menjadi daya tarik wisata.

“Kegiatan ini dikemas sebagai atraksi wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan sehingga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Hasan.

Hasan menambahkan Pemprov Kepri berencana meningkatkan skala penyelenggaraan Dragon Boat Race pada tahun mendatang. Sesuai arahan Gubernur Kepri, kegiatan tersebut ditargetkan berkembang menjadi ajang bertaraf internasional guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

”Arahan dari gubernur memang rencana di tahun depan akan diselenggarakan dengan lebih besar dengan skala internasional,” ucapnya.

Pembukaan Dragon Boat Race 2026 turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, serta Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus pengembangan sektor pariwisata di Kepri.

”Kehadiran para pejabat ini menjadi dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata Kepri,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....