Bawaslu Bintan Dorong Pendidikan Demokrasi Inklusif di SLB Kijang
- 27 Jun 2026 16:48 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bintan menggelar pertemuan bersama Sekolah Luar Biasa (SLB) Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Kegiatan tersebut membahas penguatan pendidikan demokrasi dan kepemiluan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Anggota Bawaslu Bintan, Iskandar, mengatakan pendidikan demokrasi harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Menurutnya, pemahaman mengenai pemilu dan hak sebagai warga negara perlu dikenalkan sejak usia sekolah.
“Literasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif menjadi fondasi untuk melahirkan generasi yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya. Pendidikan demokrasi bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi juga perlu ditanamkan sejak sekolah,” ujar Iskandar, Sabtu, 27 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Bintan dan pihak sekolah juga membahas pentingnya penyampaian materi demokrasi yang lebih mudah dipahami dan ramah bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Kepala SLB Kijang, Tengku Syarifah Nadhrah mengatakan, nilai-nilai demokrasi seperti kejujuran, keadilan, dan menghargai perbedaan telah diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
“Kami setiap hari mengajarkan anak-anak untuk jujur, adil, dan menghargai perbedaan. Nilai tersebut merupakan bagian dari demokrasi yang kami tanamkan kepada peserta didik,” kata Tengku Syarifah.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bintan dan SLB Kijang sepakat melanjutkan edukasi demokrasi serta sosialisasi pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah. Keduanya juga akan menyiapkan materi pembelajaran yang lebih inklusif dan mudah dipahami bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....