BUMD Air Mineral Lingga Ditargetkan Produksi Agustus 2026

  • 25 Jun 2026 16:43 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Pemerintah Kabupaten Lingga menargetkan produksi air minum dalam kemasan milik BUMD kembali berjalan pada Agustus 2026. Upaya ini dipacu untuk mengejar sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru yang selama ini sering disebut potensial, tapi belum benar-benar mengalir.

Sekretaris Daerah Lingga, Armia, menyebut kebangkitan usaha ini tidak lagi sekadar wacana. Namun usaha ini akan benar-bener di hidupkan kembali.

"Kalau dulu sempat jalan lalu berhenti, sekarang kita ingin benar-benar hidup lagi, bukan sekadar napas buatan,” kata Armia, Kamis 25 Juni 2026.

Armia menjelaskan, pengelolaan akan dilakukan melalui kerja sama antara PT Pembangunan Selingsing Mandiri (PSM) dan PT Lingga Tirta Mandiri. Kolaborasi ini diharapkan membuat BUMD tidak hanya hidup, tapi juga tidak gampang kehabisan tenaga di tengah jalan.

"Dengan keterlibatan PT Lingga Tirta Mandiri yang merupakan perusahaan milik putra daerah menjadi nilai tambah tersendiri," ujarnya.

Ia mengungkapkan, BUMD air mineral ini sebelumnya pernah beroperasi pada 2018. Namun tidak bertahan lama karena biaya produksi yang tinggi.

“Anak daerah ikut turun tangan, jadi ini bukan sekadar bisnis, tapi juga rasa memiliki,” tuturnya.

Kini, pemerintah daerah mulai mempersiapkan kembali seluruh perangkat produksi. Mesin produksi baru telah tiba di Lingga dan segera dirakit oleh teknisi dari Jakarta.

“Mesin sudah datang, tinggal kita pastikan jangan cuma bagus di gudang, tapi juga jalan di pabrik,” katanya.

Armia optimistis kali ini produksi air mineral daerah dapat berjalan lebih stabil dan berkelanjutan. Selain memenuhi kebutuhan lokal, produk tersebut juga ditargetkan mampu menembus pasar luar daerah.

Dengan begitu, BUMD diharapkan tidak hanya menjadi simbol usaha daerah, tetapi benar-benar menjadi mesin penggerak ekonomi yang menghasilkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....