Dinkes Tanjungpinang Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Senam Bersama ASN

  • 25 Jun 2026 16:11 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang membuka layanan cek kesehatan gratis pada kegiatan Senam Bersama yang disejalankan dengan Perayaan Ulang Tahun Aparatur Sipil Negara (ASN) Bulan Juni 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, Kamis, 25 Juni 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan program cek kesehatan gratis merupakan program nasional yang telah berjalan sejak tahun 2025. Saat ini, layanan tersebut tidak lagi dikaitkan dengan hari ulang tahun masyarakat, melainkan ditargetkan dapat diakses minimal sekali dalam setahun oleh 50 persen penduduk.

”Program cek kesehatan gratis ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini penyakit yang mungkin dialami masyarakat,” ujar Rustam.

Menurutnya, Dinkes Tanjungpinang terus memperluas jangkauan layanan kesehatan dengan mendatangi langsung pusat-pusat aktivitas masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar semakin banyak warga yang dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

”Kami juga turun langsung ke berbagai pusat kegiatan masyarakat agar akses layanan kesehatan semakin mudah dijangkau,” ucapnya.

Rustam menjelaskan, sejumlah penyakit yang menjadi fokus pemeriksaan saat ini antara lain hipertensi, diabetes melitus, tuberkulosis (TBC), serta skrining dini penyakit kanker. Untuk perempuan dilakukan pemeriksaan terkait risiko kanker payudara dan kanker serviks, sedangkan pada laki-laki dilakukan skrining terhadap beberapa jenis kanker yang berpotensi muncul pada usia lanjut.

”Saat ini penyakit yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi dan diabetes,” tuturnya.

Ia menambahkan, deteksi dini menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan penyakit yang lebih serius. Banyak kasus ditemukan terlambat karena masyarakat baru memeriksakan diri ketika kondisi kesehatan sudah memburuk.

”Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang telah disediakan pemerintah, jangan menunggu sakit atau kondisinya sudah parah,” katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....