Ponpes Al-Kautsar Tanjungpinang Lepas Santri, Siapkan Alumni Berakhlak Islami

  • 17 Jun 2026 19:45 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Yayasan Askandariyah Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Tanjungpinang menggelar kegiatan Khutbatul Wada’ di Aula GOR Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar, Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum perpisahan sekaligus pelepasan santri yang telah menyelesaikan pendidikan mereka setelah menempuh proses pembinaan di lingkungan pesantren.

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti kegiatan yang dihadiri santri, wali santri, guru, serta tamu undangan. Perpisahan tersebut menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan.

“Khutbatul Wada’ bukan sekadar perpisahan, tetapi momentum untuk melangkah menuju pengabdian yang lebih luas,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar, KH Muhammad Supeno.

KH Muhammad Supeno menyampaikan rasa syukur karena Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar telah memasuki usia ke-20 tahun. Ia menegaskan pesantren terus berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang nyaman, hijau, serta mendukung pembentukan karakter santri.

“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Al-Kautsar telah memasuki usia 20 tahun dan terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang sehat dan penuh keberkahan,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan di pesantren tercermin dari kiprah para alumni yang telah berkontribusi di berbagai bidang. Ia berpesan agar para santri terus menjaga dan mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Al-Kautsar.

“Ilmu yang telah diterima harus dijaga dan dirawat agar menjadi bekal untuk kehidupan dunia dan akhirat,” tuturnya.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menegaskan keberhasilan sebuah pondok pesantren sesungguhnya tercermin dari kualitas lulusannya. Sejarah bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa banyak tokoh besar lahir dari pendidikan pesantren dan memberikan kontribusi nyata bagi negeri.

Ia juga mengingatkan para santri yang telah lulus agar terus menjaga identitas sebagai santri di manapun berada. Selain menguasai ilmu pengetahuan, lulusan pesantren diharapkan mampu menjadi teladan melalui akhlak dan adab yang baik di tengah masyarakat.

“Di manapun berada, terus menjaga identitas santri serta menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai sarana untuk memberi manfaat kepada masyarakat,” ucap Zulhidayat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal Abdullah, berharap para alumni yang telah lulus mampu menjaga nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan. Ia menilai lulusan pesantren memiliki peran penting dalam menghadirkan kebaikan dan solusi di tengah masyarakat.

“Semoga para alumni Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar senantiasa menjaga akhlak, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta menjadi pribadi yang mampu menghadirkan solusi dan kebaikan di tengah masyarakat,” katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....