Unik, Dua Pasangan Pengantin Menikah di Kapal Lantera

  • 12 Jun 2026 09:04 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Dua pasangan pengantin melangsungkan akad nikah dengan cara yang tak biasa di Kampung Tajur Biru, Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga. Mereka resmi menikah di atas Kapal Lantera milik Kementerian Agama Kabupaten Lingga yang sedang menjalankan layanan keagamaan ke wilayah pesisir.

Prosesi akad nikah yang berlangsung di atas kapal itu menjadi tontonan menarik bagi masyarakat setempat. Warga berbondong-bondong menyaksikan momen sakral yang jarang terjadi di perairan Lingga tersebut.

Pasangan pertama yang mengucapkan ijab kabul adalah Afrizal dan Dayu dengan saksi Rustam serta Subuh. Tak lama berselang, pasangan Rudi dan Asih Sulastri juga resmi menjadi suami istri dengan saksi Suhari Jumadi dan Kahar.

Kepala KUA Kecamatan Senayang, Muhammad Aprianto, memimpin langsung seluruh prosesi akad nikah. Meski berlangsung di atas kapal, seluruh tahapan pernikahan tetap dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

Aprianto menjelaskan layanan nikah di atas kapal merupakan bagian dari program Lantera atau Layanan Terapung Kementerian Agama. Program tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat di daerah pesisir dan kepulauan yang jauh dari pusat pelayanan.

"Melalui Lantera, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan keagamaan dengan mudah dan dekat dari tempat tinggal mereka," kata Aprianto, Kamis 11 Juni 2026. .

Ia juga menegaskan seluruh layanan pernikahan melalui program Lantera diberikan tanpa biaya. Masyarakat hanya diminta melengkapi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Termasuk layanan pencatatan nikah yang menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat," ujarnya.

Ketua Tim Lantera Kemenag Kabupaten Lingga, Abdurokhman, mengatakan akad nikah di atas kapal menjadi bukti bahwa pelayanan publik bisa hadir hingga ke daerah terpencil. Jika biasanya pengantin datang ke kantor pelayanan, kali ini justru negara yang "berlayar" mendatangi pengantin.

"Jadi kita mudahkan masyarakat yang ingi melangsungkan pernikahan," kata Abdurokhman.

Usai ijab kabul diucapkan, kedua pasangan langsung menerima dokumen pernikahan yang telah diproses petugas. Momen itu menjadi salah satu kisah unik dalam pelaksanaan Lantera Tahap II Tahun 2026, sekaligus membuktikan bahwa cinta bisa berlabuh di mana saja, bahkan di atas kapal yang tengah mengarungi laut Lingga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....