PLTS Dinilai Solusi Perluasan Akses Listrik Wilayah Pulau-pulau di Kepri

  • 11 Jun 2026 14:44 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dinilai dapat menjadi solusi untuk memperluas akses listrik di pulau-pulau Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang belum terlayani secara optimal. Selain ramah lingkungan, teknologi tersebut juga dinilai mampu mendukung peningkatan produktivitas masyarakat di wilayah kepulauan.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Alfriandi, mengatakan tenaga surya merupakan salah satu sumber energi alternatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kepri. Menurutnya, ketersediaan listrik akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan pendidikan.

"Dengan adanya teknologi PLTS sebagai energi alternatif, produktivitas masyarakat bisa semakin berkembang," kata Alfriandi, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan keberadaan listrik tidak hanya membantu kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung proses belajar mengajar. Akses penerangan yang memadai memungkinkan pelajar belajar pada malam hari dengan lebih nyaman dan efektif.

"Siswa dapat belajar pada jam-jam malam karena tersedia cahaya lampu yang memadai," ujarnya.

Selain itu, pemanfaatan energi alternatif juga dinilai mampu meningkatkan kreativitas dan efektivitas aktivitas masyarakat sehari-hari. Kehadiran listrik di rumah-rumah warga akan memberikan manfaat langsung terhadap berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

"Dengan adanya listrik untuk menerangi rumah tangga masyarakat, produktivitas dan efektivitas kebutuhan masyarakat akan meningkat," tuturnya.

Alfriandi berharap pemerintah terus mendorong pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya pemerataan akses listrik di daerah kepulauan. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

"Energi alternatif harus menjadi perhatian karena mampu menjawab kebutuhan listrik masyarakat di pulau-pulau yang belum terjangkau secara optimal," katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....