Damkar Lingga Latih Pegawai PLN Hadapi Bahaya Kebakaran
- 05 Jun 2026 13:09 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga meningkatkan kesiapsiagaan pegawai PT PLN (Persero) UPT Dabo Singkep melalui sosialisasi dan simulasi tanggap darurat kebakaran. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pegawai dalam menghadapi potensi keadaan darurat di lingkungan kerja.
Petugas Damkar memberikan pembekalan mengenai langkah-langkah penanganan awal saat terjadi kebakaran. Peserta juga mendapatkan pemahaman terkait prosedur tanggap darurat dan teknik penyelamatan diri ketika menghadapi situasi berbahaya.
| Baca juga: Damkar Lingga Evakuasi Sarang Tawon Vespa |
Selain itu, personel Damkar mengenalkan fungsi serta cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sistem hidran. Kedua peralatan tersebut menjadi sarana utama dalam upaya pengendalian kebakaran sebelum api membesar.
Danton Damkar Singkep, Ikmal Hakim, mengatakan pemahaman mengenai penanganan kebakaran sangat penting bagi setiap pekerja. Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko saat terjadi keadaan darurat.
“Setiap pegawai perlu memahami langkah awal penanganan kebakaran dan cara menggunakan peralatan pemadam. Tindakan cepat dan tepat dapat mengurangi risiko kerugian maupun korban saat terjadi insiden,” kata Ikmal, Jumat 5 Juni 2026.
Setelah menerima materi teori, peserta mengikuti simulasi penggunaan APAR dan hidran secara langsung di lapangan. Simulasi tersebut memberikan pengalaman praktik kepada pegawai dalam memadamkan api dan menangani kondisi darurat secara efektif.
Melalui pelatihan ini, pegawai PLN diharapkan mampu bertindak lebih sigap apabila menghadapi situasi kebakaran di lingkungan kerja. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung keselamatan pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lingga menegaskan akan terus melaksanakan edukasi dan pelatihan serupa kepada berbagai instansi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan budaya keselamatan kerja dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana maupun keadaan darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....