Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Mengembalikan Jati Diri Karakater Bangsa
- 31 Mei 2026 17:31 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Perkembangan teknologi saat ini menjadikan dunia pendidikan menghadapi tantangan yang cukup besar dalam membantuk karakter dan mental anak didik. Menyikapi hal tersebut Kementerian Pendidikan dan kebudayaan telah merumuskan Konsep Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan SMP, Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Inderi Zamar, mengatakan perkembangan teknologi dan budaya digital saat berkembang sangat pesat. Banyak hal yang sebalumnya dianggap tabu, saat ini menjadi hal yang biasa dan tanpa disadari dapat mempengaruhi mental generasi muda.
Melihat kondisi saat ini, pemerintah telah merumuskan konsep budaya sekolah yang aman dan nyaman. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berkeadilan dan mampu menanamkan nilai positif seperti disiplin, rasa hormat serta pembentukan rasa percaya diri dikalangan siswa.
“Sekolah diberikan panduan atau kisi-kisi mengenai hal-hal yang harus dilakukan oleh satuan pendidikan mulai dari kepala sekolah, warga sekolah, siswa guru hingga petugas keamanan sekolah,” ujar Inderi Zamar, Minggu, 31 Mei 2026.
Semua harus bekerjasama untuk memperhatikan kondisi anak termasuk dengan berkolaborasi dengan pihak-pihak lainnya. Budaya sekolah aman dan nyaman tidak hanya melibatkan lingkungan pendidikan saja akan tetapi melibatkan berbagai unsur terkait lainnya seperti Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta pihak kepolisian.
Upaya bersama ini, bertujuan agar target capaian dapat benar-benar tercapai. Setidaknya secara bertahap dapat mengembalikan jati diri anak sesuai dengan akar budaya bangsa.
“Ini adalah langkah penting dalam mengembalikan identitas karakter bangsa yang seharusnya menajdi fondasi utama dalam pendidikan dan pembinaan generasi muda,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....