Mahasiswa KKN UGM Bawa Ratusan Buku untuk Perkuat Literasi di Kepri

  • 30 Mei 2026 19:01 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Sebanyak 260 eksemplar buku dari Yogyakarta akan dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) ke Kota Tanjungpinang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Buku-buku tersebut nantinya akan disalurkan kepada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) agar dapat diakses oleh anak-anak, pelajar, dan masyarakat, Sabtu, 30 Mei 2026.

Ketua Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Kepulauan Riau, Harken, mengatakan, bantuan buku tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap peningkatan minat baca dan akses literasi di daerah kepulauan. Menurutnya, buku tersebut akan sampai di Tanjungpinang pada 2 Juni 2026.

”Mahasiswa KKN UGM yang akan datang ke Tanjungpinang membawa harapan dan penguatan bagi masyarakat melalui gerakan literasi,” ujar Harken.

Menurutnya, di tengah persiapan keberangkatan menuju lokasi KKN, para mahasiswa masih menyempatkan diri mengambil bantuan buku dari Pusat Perbukuan (Pusbuk) di bawah Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Buku-buku tersebut kemudian dibawa langsung dari Yogyakarta menuju Kepri.

Harken menjelaskan, langkah tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian generasi muda terhadap masa depan pendidikan. Ia menyebutkan, buku yang dibawa bukan sekadar kumpulan lembaran kertas, melainkan sumber pengetahuan yang dapat membuka wawasan masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah kepulauan.

”Bagi anak di daerah kepulauan, satu buku dapat membuka jendela dunia dan menyalakan mimpi selama ini terkendala keterbatasan akses bacaan,” ucapnya.

Bantuan buku tersebut, selanjutnya akan diserahkan kepada Forum TBM Kepri untuk didistribusikan kepada pengelola taman bacaan di berbagai daerah. Melalui langkah tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap bahan bacaan berkualitas.

Harken menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kolaborasi tersebut. Hal ini, termasuk mahasiswa KKN UGM, Pengurus Pusat Forum TBM, serta pihak yang telah menjembatani penyaluran bantuan buku ke Kepulauan Riau.

”Anak-anak muda memilih menjadi bagian dari solusi melalui tindakan nyata,” tuturnya.

Ia berharap, semangat kolaborasi dalam penguatan literasi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan literasi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk maraknya informasi yang tidak benar di era digital.

”Kalau hari ini kita belum mampu menyumbang banyak hal, setidaknya jangan menjadi generasi yang mematikan semangat membaca,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....