Ustaz Muhammad Zaini: Kurban Ajarkan Keikhlasan dan Rasa Syukur

  • 27 Mei 2026 19:17 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dinilai tidak hanya sebatas ritual penyembelihan hewan kurban. Namun, juga menjadi sarana memperkuat rasa syukur, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat modern, Kamis, 27 Mei 2026.

Dosen STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (Kepri), Ustaz. Muhammad Zaini mengatakan, ibadah kurban mengandung keteladanan besar dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam memurnikan cinta kepada Allah SWT. Kurban juga merupakan bentuk ibadah melalui harta yang kita miliki.

“Makna dari ibadah kurban adalah menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur kepada Allah SWT.,” ujar Ustaz. Muhammad Zaini.

Ustaz. Zaini menjelaskan, esensi kurban bukan hanya menyembelih hewan, melainkan menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri manusia seperti pelit, sombong, angkuh, dan tamak. Menurutnya, nilai tersebut menjadi pesan penting Iduladha yang harus dipahami umat Islam.

“Yang disembelih bukan sekadar hewan kurban, tetapi pada hakikatnya adalah sifat kebinatangan dalam diri kita, seperti bakhil, sombong, dan angkuh,” ucapnya.

Selain itu, ia menilai ibadah kurban memiliki dampak sosial yang besar karena daging kurban dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, menurutnya, sebagian ulama memperbolehkan pembagian daging kurban kepada nonmuslim sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Sehingga dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin,” tuturnya.

Ia menambahkan, Iduladha juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT. Dibandingkan kecintaan terhadap harta maupun duniawi.

“Jika cinta kepada Allah didahulukan, maka Allah akan menjaga dan melanggengkan nikmat yang telah diberikan,” katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....