KUA Bukit Bestari Bekali Calon Pengantin Bangun Keluarga Sakinah
- 25 Mei 2026 22:58 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bukit Bestari kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin, Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama 1,5 jam itu diikuti oleh sembilan pasangan calon pengantin (Catin) yang akan segera melangsungkan akad nikah.
Pelaksanaan bimbingan berlangsung hangat, edukatif, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KUA Bukit Bestari dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga melalui penguatan pemahaman keagamaan dan kesiapan membangun rumah tangga.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi pasangan dalam membangun keluarga yang harmonis,” ujar Ustazah Nurbaiti.
Bimbingan dipandu langsung oleh Ustazah Nurbaiti selaku penyuluh agama yang memberikan pembinaan kepada para calon pengantin. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa pernikahan bukan hanya ikatan lahiriah, tetapi juga ibadah dan amanah suci yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.
“Pernikahan merupakan ibadah terpanjang dalam kehidupan. Oleh karena itu, setiap pasangan harus memiliki kesiapan mental, spiritual, dan komitmen kuat untuk membangun keluarga yang harmonis dan diridhai Allah SWT,” katanya.
Materi yang disampaikan mengangkat tema “Membangun Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah”. Pembahasan meliputi peran suami dan istri, komunikasi efektif, manajemen keuangan keluarga, hingga penyelesaian konflik secara bijaksana.
“Setiap pasangan harus memiliki kesiapan mental, spiritual, dan komitmen kuat dalam membangun rumah tangga,” tuturnya.
Selain materi utama, para catin juga diberikan penguatan nilai keteladanan melalui kisah kehidupan rumah tangga Rasulullah SAW. Kisah tersebut dijadikan contoh ideal dalam membangun keluarga yang penuh cinta, kasih sayang, dan ketakwaan.
“Keteladanan Rasulullah SAW menjadi pedoman penting dalam membangun keluarga sakinah,” ucapnya.
Suasana kegiatan semakin semarak saat sesi penutup diisi dengan “Tepuk Sakinah”, sebuah yel-yel kreatif dan edukatif yang membangun semangat para calon pengantin. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga akhir acara.
“Bimbingan perkawinan bukan sekadar syarat administrasi, tetapi bekal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....