ASI Eksklusif Penting Cegah Stunting pada Bayi di Usia Dini

  • 22 Mei 2026 07:10 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang bersama Puskesmas Batu 10 terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif untuk mendukung tumbuh kembang bayi sekaligus mencegah stunting. Edukasi diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, hingga kader posyandu melalui program pengabdian masyarakat, Kamis, 21 Mei 2026.

Ketua Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang, Nurmiati Tianastia Rullyni, mengatakan, Edukasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan, leaflet, buku saku. Selain itu, melakukan demonstrasi cara menyusui yang baik dan benar kepada para ibu.

“Kami memberikan edukasi, media leaflet, buku saku, dan juga demonstrasi bagaimana menyusui yang baik kepada ibu-ibu,” ujar Nurmiati Tianastia Rullyni.

Menurutnya, pemberian ASI eksklusif memiliki banyak manfaat, baik bagi bayi maupun ibu. ASI membantu memenuhi kebutuhan gizi bayi secara optimal dan tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh susu formula.

“Bayi mendapatkan gizi optimal, sedangkan ibu terbantu pemulihan masa nifasnya,” ucapnya.

Nurmiati menjelaskan, pihaknya juga melibatkan kader posyandu agar edukasi mengenai ASI eksklusif terus berlanjut di tengah masyarakat. Kader nantinya membantu menyampaikan kembali informasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui saat kegiatan posyandu berlangsung.

Ia menyebutkan, masih terdapat sejumlah tantangan dalam penerapan ASI eksklusif di masyarakat. Salah satunya adalah masih rendahnya pemahaman keluarga serta adanya mitos bahwa bayi yang menangis dianggap belum kenyang sehingga diberikan makanan tambahan sebelum usia enam bulan.

“Kadang ibunya sudah paham, tetapi lingkungan sekitar masih beranggapan bayi menangis berarti belum kenyang,” tuturnya.

Koordinator Bidang Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang, Farida Tulfaraid, menegaskan, ASI merupakan asupan terbaik bagi bayi pada awal kehidupannya. Sehingga, hal tersebut sangat penting untuk mencegah gangguan tumbuh kembang, termasuk stunting.

“Kalau bayi kurang mendapatkan asupan ASI, tentu dapat menghambat tumbuh kembangnya,” ujar Farida Tulfaraid.

Ia menambahkan, dukungan keluarga menjadi faktor penting agar ibu dapat memberikan ASI eksklusif secara optimal. Kondisi ibu yang nyaman dan tidak mengalami tekanan dinilai dapat membantu kelancaran produksi ASI.

“Dukungan keluarga sangat penting supaya ibu merasa nyaman, rileks, dan produksi ASI berjalan lancar,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....