Sebanyak 15 CPNS STAIN SAR Kepri Resmi Sandang Status PNS
- 21 Mei 2026 15:46 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 15 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelantikan berlangsung di Auditorium Razali Jaya STAIN SAR Kepri.
Prosesi pelantikan dilaksanakan secara hybrid dan terhubung langsung dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Pengangkatan CPNS menjadi PNS dilakukan serentak secara nasional dan dipimpin Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.
Peserta yang dilantik terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan dengan berbagai jabatan fungsional. Di antaranya yakni dosen, Auditor Ahli Pertama, Pranata Komputer Ahli Pertama, Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama, serta Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama.
Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan dedikasi ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar ASN menjaga amanah serta menjadi teladan di lingkungan kerja maupun masyarakat.
“ASN Kementerian Agama harus mampu memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang profesional dan berintegritas,” ujar Nasaruddin Umar, Jumat 21 Mei 2026.
Wakil Ketua II STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Almahfuz mengatakan ASN saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan tersebut penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digitalisasi.
“Profesionalisme, integritas, loyalitas, dan kemampuan beradaptasi menjadi hal yang sangat penting dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” kata Almahfuz.
Ia menambahkan, status sebagai PNS merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik. Menurutnya, hal itu dapat diwujudkan dengan menunjukkan kinerja terbaik, menjaga etika, serta memperkuat kerja sama di lingkungan kampus.
“Kesempatan menjadi ASN harus disyukuri dengan menunjukkan kinerja terbaik, menjaga etika, saling menghargai, dan memperkuat kerja sama demi kemajuan institusi,” ucapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....