Polres Lingga Gaungkan Kebangkitan Nasional Lawan Disinformasi Digital
- 21 Mei 2026 13:35 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Polisi di Lingga tak cuma sibuk mengatur lalu lintas dan memburu pelaku kejahatan. Kali ini, mereka juga mengingatkan masyarakat bahwa ancaman zaman sekarang bukan hanya maling motor, tapi juga banjir hoaks yang bisa bikin persatuan bangsa oleng.
Pesan itu disampaikan dalam Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Tribrata Polres Lingga. Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan memimpin langsung upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
Pahala menegaskan Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya mengenang lahirnya Boedi Oetomo tahun 1908. Menurutnya, semangat kebangkitan harus tetap hidup menghadapi tantangan zaman digital yang makin liar dan serba cepat.
“Dulu bangsa ini melawan penjajahan fisik, sekarang kita menghadapi disinformasi, arus digitalisasi, dan pengaruh global yang bisa menggerus persatuan,” kata AKBP Pahala, Kamis 21 Mei 2026.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan tahun ini menyoroti pentingnya menjaga generasi muda. Sebab anak muda sekarang bukan cuma rebutan kampus dan dunia kerja, tapi juga rebutan algoritma media sosial.
Kapolres menilai generasi muda harus dibekali pendidikan, literasi digital, dan karakter kebangsaan yang kuat. Kalau tidak, anak-anak bisa lebih hafal drama TikTok dibanding nilai persatuan bangsa.
“Anak-anak dan generasi muda adalah aset strategis bangsa. Jika mereka tumbuh dengan pendidikan yang baik dan karakter kebangsaan yang kuat, Indonesia akan menjadi negara maju dan berdaulat,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah disebut terus mendorong berbagai program strategis seperti makan bergizi gratis, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi desa. Hingga perlindungan anak di ruang digital melalui kebijakan PP Tunas.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh jajaran personel Polres Lingga. Momentum Hari Kebangkitan Nasional itu menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa hari ini bukan lagi soal mengangkat bambu runcing, melainkan menjaga persatuan di tengah derasnya perang informasi digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....