Momentum Harkitnas Bangkitkan Nasionalisme Pemuda Perbatasan Kepri
- 20 Mei 2026 13:46 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei dimaknai sebagai titik refleksi perubahan cara berjuang bangsa, dari fisik menuju intelektual. Momentum ini dinilai relevan dengan tantangan global yang dihadapi generasi muda di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau.
Pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka, menilai Harkitnas harus menyalakan kembali kesadaran kolektif tentang arti nasionalisme di daerah perbatasan. Posisi geografis Kepri yang strategis sekaligus rentan menuntut kewaspadaan generasi muda terhadap pengaruh lintas batas.
“Momentum ini mengingatkan kita bahwa perjuangan hari ini adalah perjuangan intelektual yang menuntut kesadaran nasional yang kuat,” kata Endri Sanopaka, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menjelaskan, ancaman terhadap kedaulatan tidak lagi hadir dalam bentuk fisik semata. Pengaruh ideologi, budaya, hingga peredaran narkoba menjadi tantangan nyata yang paling dekat dengan pemuda perbatasan.
“Yang paling berhadapan langsung dengan pengaruh itu adalah generasi muda di perbatasan,” ujarnya.
Kebangkitan nasional perlu diterjemahkan sebagai keberanian untuk tidak minder saat berhadapan dengan negara tetangga. Rasa percaya diri harus dibangun melalui kapasitas diri, pendidikan, dan daya saing.
“Kita tidak boleh merasa kecil ketika melihat Singapura atau Malaysia, karena potensi kita sama besarnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, semangat Harkitnas juga harus memicu pemuda untuk menjaga jati diri bangsa di tengah arus globalisasi. Nasionalisme dipandang sebagai benteng utama dalam menyaring pengaruh luar yang tidak sesuai dengan nilai kebangsaan.
“Kesadaran kolektif itulah yang menjadi kunci kebangkitan generasi muda Kepri,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....