Seorang Warga Senggarang Diterkam Buaya saat Cari Gonggong Laut
- 15 Mei 2026 12:50 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Seorang warga Kelurahan Senggarang, Kota Tanjungpinang, diterkam buaya saat mencari gonggong di kawasan pesisir Sebauk Laut, Kamis, 14 Mei 2026. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah dan patah tulang hingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang.
Korban bernama Asropin (33), yang merupakan warga RT.002/RW.006 Kelurahan Senggarang. Korban yang juga pegawai PPPK Paruh Waktu Pemko Tanjungpinang itu diserang buaya saat sedang mencuci hasil tangkapan gonggong di kawasan pesisir sekitar 50 meter dari daratan.
Abang korban, Masturi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu dirinya sudah lebih dahulu berada di daratan, sementara korban masih berada di laut dengan ketinggian air sekitar dada orang dewasa.
| Baca juga: AJI dan BPBD Bintan Edukasi Mitigasi Buaya |
“Saya waktu itu di darat, dengar adik saya minta tolong, dan lihat timbul tenggelam di sana, tinggi air sekitar sedada orang dewasa,” ujar Matsuri.
Masturi menjelaskan, dirinya langsung bergegas menolong korban setelah mendengar teriakan minta tolong. Setelah berhasil membawa korban ke area bakau yang dangkal, diketahui korban mengalami sejumlah luka serius akibat serangan buaya yang diduga berukuran lebih besar dari tubuh korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala, dada, kedua tangan, dan dagu. Selain itu, salah satu pergelangan tangan korban juga mengalami patah tulang akibat gigitan dan putaran buaya.
“Waktu saya tolong, buayanya sudah tidak ada lagi, sudah lari pas dipukul-pukul adek saya,” ucapnya.
Korban sempat mendapatkan penanganan awal di puskesmas terdekat. Lalu akhirnya dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Masturi menambahkan, kawasan pesisir tersebut selama ini digunakan warga untuk menyelam dan mencari gonggong. Namun, menurutnya, baru kali ini terjadi serangan buaya di wilayah tersebut.
“Biasa tidak pernah kejadian seperti ini, baru kali ini muncul,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....