Sebanyak 28 Siswa MTs Aqidatunnajin Daik Melaksanakan Ujian Munaqasyah

  • 13 Mei 2026 15:58 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Aqidatunnajin Daik untuk pertama kalinya melaksanakan ujian munaqasyah bagi siswa kelas IX. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Minggu hingga Rabu (10–13 Mei 2026), digelar di ruang kelas MTs Aqidatunnajin dan diikuti sebanyak 28 siswa-siswi.

Kepala MTs Aqidatunnajin Daik, Syafrini Zein, mengatakan pelaksanaan munaqasyah bertujuan untuk menguji hafalan dan kualitas bacaan Al-Qur’an para siswa. Sekaligus menjadi bahan evaluasi pembelajaran Al-Qur’an di madrasah.

“Munaqasyah ini untuk menguji hafalan para siswa, sekaligus menjadi evaluasi pembelajaran Al-Quran di madrasah,” kata Syafrini Zein, Rabu, 13 Mei 2026.

Koordinator Al-Qur’an MTs Aqidatunnajin, Johan, menjelaskan bahwa ujian dilaksanakan setiap hari mulai pukul 07.30 WIB - 15.30 WIB dengan jumlah peserta tujuh siswa per hari. Dengan total siswa-siswi yang mengikuti ujian munaqasyah sebanyak 28 siswa kelas IX.

“Ujian munaqasyah ini dilaksanakan selama empat hari dengan total peserta sebanyak 28 siswa-siswi kelas IX. Setiap harinya ada tujuh siswa yang diuji,” ujar Johan.

Ujian tersebut menghadirkan dua penguji ahli berpengalaman yang berasal dari dewan hakim MTQ tingkat Kabupaten Lingga dan tingkat Provinsi Kepulauan Riau, yakni Hazni Hamka dan Andiarko. Adapun aspek penilaian dalam munaqasyah meliputi fashohah, tajwid, dan tahfidz.

Para siswa diwajibkan menyetorkan hafalan mereka dalam satu kali duduk. Dari 28 peserta, satu siswa berhasil menghafal dua juz, yakni juz 29 dan juz 30, sementara 27 siswa lainnya telah menghafal satu juz Al-Qur’an.

“Harapan kami, setelah lulus nanti ananda terus menjaga dan meningkatkan hafalannya serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Penguji bidang fasohah dan tahwid Hazni Hamka menilai secara umum para peserta telah mengikuti ujian dengan baik sesuai kemampuan masing-masing. Dirinya mengapresiasi inovasi yang dilakukan MTs Aqidatunnajin Daik dalam menghadirkan program munaqasyah perdana tersebut.

“Tentu dalam pelaksanaan ujian ada kelebihan dan kekurangan masing-masing peserta, namun semuanya masih bisa diperbaiki,” katanya.

“Semoga ini menjadi awal yang lebih baik ke depannya dan anak-anak semakin semangat menghafal Al-Qur’an,” ia menambahkan.

penguji bidang tahfidz, Andiarko turut memberikan apresiasi atas capaian para siswa. Menurutnya, kualitas hafalan peserta sudah sangat baik dengan rata-rata nilai di atas 80.

“Secara umum, capaian anak-anak sudah bagus, Dari segi kelancaran hafalan, kualitas tahfidz anak-anak sudah baik,” kata Ustaz Andiarko.

Ia berharap program munaqasyah ini terus dipertahankan dan dikembangkan agar mampu melahirkan generasi Qur’ani yang semakin cinta dan dekat dengan Al-Qur’an

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....