BAZNAS Kepri Ajak Warga Maknai Zakat dan Kurban
- 10 Mei 2026 09:22 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajak masyarakat menjadikan zakat dan kurban bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ajakan itu disampaikan Kepala BAZNAS Kepri, Arusman Yusuf, yang menilai zakat dan kurban memiliki dimensi kemanusiaan yang sangat kuat dalam ajaran Islam.
Menurut Arusman Yusuf, zakat bukan hanya bentuk ketaatan seorang Muslim, melainkan instrumen sosial yang mampu melindungi dan mengayomi masyarakat kurang mampu. “Dengan pengelolaan yang baik, zakat mampu mengurangi kesenjangan sosial dan membantu kaum dhuafa keluar dari jerat kemiskinan,” ujar Arusman Yusuf, Sabtu, 10 Mei 2026.
Tak hanya zakat, Arusman Yusuf, juga menyoroti makna mendalam ibadah kurban. Menurutnya, esensi kurban bukan terletak pada banyaknya daging yang dibagikan, melainkan pada ketulusan, kepatuhan, dan rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT.
“Yang sampai kepada Allah bukan darah dan daging hewan kurban, tetapi ketakwaan dan rasa syukur kita kepada-Nya,” katanya.
Menurutnya, daging kurban dapat dibagikan kepada fakir miskin, masyarakat umum, hingga non-Muslim apabila kebutuhan umat Muslim telah terpenuhi. Selanjutnya, ia juga mengajak masyarakat untuk turut berkurban, baik melalui kambing, sapi, maupun dengan menitipkan dana kurban melalui lembaga penyalur resmi.
Momentum Iduladha tahun ini turut dimanfaatkan BAZNAS Kepri untuk menyalurkan hewan kurban kepada masjid-masjid yang masih minim bantuan kurban di wilayah Kepri. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi. Insha Allah hewan kurban akan kami antarkan langsung kepada masjid yang membutuhkan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....