Pulau Penyengat Siap Sambut Lonjakan Wisatawan Mancanegara Liburan
- 09 Mei 2026 13:29 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang menyatakan kesiapan Pulau Penyengat dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan saat libur sekolah dari negara tetangga. Berbagai aspek pelayanan wisata disebut terus diperkuat demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan, Sabtu, 9 Mei 2026.
Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri mengatakan, secara umum kesiapan destinasi wisata Pulau Penyengat sudah cukup memadai. Namun, pihaknya tetap akan mengingatkan para pelaku usaha pariwisata agar meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kesiapan Pulau Penyengat dalam menghadapi libur sekolah negara tetangga sudah cukup memadai,” ujar Muhammad Nazri.

Nazri menjelaskan, sejumlah hal yang menjadi perhatian di antaranya ketersediaan life jacket pada transportasi pompong, penampilan penarik becak motor, hingga keterbukaan daftar harga makanan di tempat usaha kuliner. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga citra pariwisata Tanjungpinang di mata wisatawan mancanegara.
“Hal ini akan kita wujudkan dengan surat himbauan nantinya,” ucapnya.
Selain meningkatkan pelayanan wisata, Disbudpar Kota Tanjungpinang juga menyiapkan strategi untuk meningkatkan rata-rata lama tinggal wisatawan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mendorong kerja sama antar pelaku industri pariwisata di Batam dan Tanjungpinang.
Nazri mengatakan, Batam sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara di Kepulauan Riau menjadi peluang besar untuk mendatangkan wisatawan ke Tanjungpinang melalui paket wisata terpadu. Paket tersebut nantinya akan menghubungkan destinasi wisata di Batam, Tanjungpinang, hingga Bintan.
“Sehingga dengan dibuatnya paket wisata tersebut, terdapat paket wisata dimana wisatawan akan menginap di Tanjungpinang minimal satu malam,” tuturnya.
Ia menambahkan, upaya tersebut akan diwujudkan melalui pelaksanaan famtrip dan audiensi bersama asosiasi serta pelaku industri pariwisata di Batam dan Tanjungpinang. Hal ini guna memperkuat kolaborasi pengembangan sektor pariwisata daerah.
”Akan kita wujudkan dengan pelaksanaan Famtrip dan audiensi bersama pelaku industry pariwisata Kota batam dan Tanjungpinang,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....