Akademisi Nilai Kesenjangan Fasilitas Pendidikan Kepri Masih Tinggi
- 06 Mei 2026 14:33 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kesenjangan fasilitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan daerah kepulauan di Provinsi Kepulauan Riau dinilai masih cukup tinggi. Sehingga, perlunya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, Rabu, 6 Mei 2026.
Akademisi STISIPOL Raja Haji, Endri Sanopaka, mengatakan, perbedaan kualitas pendidikan tidak terlepas dari keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki daerah kepulauan dibanding wilayah lain. Sehingga, Ia menilai pendukung pendidikan saat ini masih belum merata.
“Perbedaan itu sangat terasa, terutama dari sisi fasilitas pendukung pendidikan yang belum merata,” ujar Endri Sanopaka.
Endri menjelaskan, keterbatasan akses terhadap fasilitas pendukung pendidikan, seperti infrastruktur dan layanan penunjang, yang membuat siswa di daerah kepulauan kesulitan bersaing dengan daerah lain. Sehingga persyaratan yang diperlukan dalam mengakses pendidikan sulit dipenuhi oleh siswa.
“Fasilitas kita tidak seperti di daerah lain, sehingga persyaratan tertentu sulit dipenuhi oleh anak-anak kita,” ucapnya.
Selain itu, Endri menyoroti belum optimalnya integrasi kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan. Menurutnya, nilai-nilai lokal seperti Gurindam 12 seharusnya dapat menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
“Kita masih sering melupakan muatan lokal yang sebenarnya sangat relevan untuk pendidikan karakter,” tuturnya.
Endri menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada peluang siswa dalam mengakses pendidikan lanjutan, termasuk beasiswa atau perguruan tinggi unggulan. Ia berharap pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pemerataan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan.
“Harapannya ada perhatian serius terhadap sarana pendukung pendidikan agar anak di Kepri bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....