Rika Azmi: Padi Gogo Berpeluang Perkuat Pangan Lokal Kepri
- 04 Mei 2026 08:48 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong pengembangan padi gogo sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar wilayah. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau, Rika Azmi, mengatakan meningkatnya minat petani menanam padi gogo menunjukkan adanya peluang pengembangan pangan lokal berbasis lahan kering di wilayah Kepulauan Riau.
Menurutnya, dukungan pemerintah masih sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. Terutama melalui penyediaan benih unggul dan sarana produksi pertanian lainnya.
“Dukungan ini penting agar petani dapat meningkatkan hasil produksi padi gogo di daerah,” ujar Rika, Senin 4 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pengembangan padi gogo menjadi salah satu langkah strategis. Hal ini karena kebutuhan beras di Provinsi Kepulauan Riau masih tergolong tinggi, sementara produksi lokal belum mampu memenuhi permintaan masyarakat.
“Kebutuhan beras di Kepulauan Riau masih sangat tinggi, sementara produksi lokal belum mampu mencukupi. Karena itu, pengembangan padi gogo menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” Ia menambahkan.
Saat ini, kebutuhan beras di Kepulauan Riau mencapai ratusan ribu ton per tahun. Namun, produksi daerah masih jauh dari angka kebutuhan, bahkan belum menembus seribu ton per tahun. Kondisi tersebut menyebabkan Kepulauan Riau masih sangat bergantung pada pasokan beras dari luar daerah.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai daerah penghasil pangan guna menjaga stabilitas pasokan beras bagi masyarakat Kepulauan Riau. Rika berharap pengembangan padi gogo dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam memperkuat kemandirian pangan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya melalui optimalisasi lahan kering yang tersedia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....