Wali Kota Tanjungpinang Prioritaskan Anggaran untuk Kepentingan Masyarakat
- 02 Mei 2026 17:19 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan arah kebijakan daerah tetap mengacu pada panduan nasional melalui Asta Cita Presiden. Hal itu disampaikannya usai upacara Hardiknas dan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Dewa Ruci, Sabtu, 2 Mei 2026.
Lis Darmansyah menjelaskan pelaksanaan otonomi daerah bukan hanya menjalankan program kerja semata. Namun, Pemerintah Daerah juga harus memastikan penggunaan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kebijakan daerah harus selaras dengan arah pembangunan nasional,” ujar Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.
Ia menilai penguatan ekonomi kerakyatan menjadi fokus realistis yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kita harus melihat kebutuhan yang mendasar di masyarakat, bagaimana mendorong ekonomi kerakyatan yang bisa dirasakan langsung,” katanya.
Pada momentum Hari Pendidikan Nasional, Lis juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan di Tanjungpinang. Pemerataan akses pendidikan serta kesejahteraan guru disebut menjadi perhatian pemerintah saat ini.
“Upaya pemerintah dalam menciptakan guru yang berkualitas, sejahtera dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tuturnya.
Lis mengatakan capaian pendidikan di Tanjungpinang sejauh ini sudah cukup baik, termasuk angka partisipasi sekolah yang terus meningkat. Namun, masih ada anggapan di masyarakat bahwa pendidikan membutuhkan biaya besar.
Ia menjelaskan sebagian besar jenjang pendidikan saat ini telah ditanggung negara. Selain itu, program Sekolah Rakyat dihadirkan untuk menjangkau anak-anak putus sekolah maupun keluarga kurang mampu.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat menjadi solusi agar anak-anak tetap mendapatkan pendidikan,” ujarnya.
Menurut Lis, peningkatan akses pendidikan menjadi langkah jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan. Kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu diyakini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....