Kepala KUA Bintan Pesisir Apresiasi Pembentukan TIMPORA

  • 29 Apr 2026 17:29 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bintan Pesisir menghadiri pembentukan dan rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) wilayah Kecamatan Bintan Pesisir. Kegiatan yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang ini berlangsung di Restoran Sea Food Sei Enam Bintan Timur, Selasa, 28 April 2026.

Camat Bintan Pesisir, Assun Ani, mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dalam pengendalian keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah hukum Kabupaten Bintan, khususnya Bintan Pesisir. Pembentukan TIMPORA dipandang sebagai langkah strategis untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan keimigrasian sekaligus menjaga ketertiban wilayah.

“Pengawasan ini penting agar potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini,” kata Assun Ani.

Dirinya menyebut wilayahnya rentan terhadap aktivitas orang asing seiring berkembangnya sektor pariwisata dan adanya Proyek Strategis Nasional di Pulau Poto, Desa Kelong. Ia menilai investasi asing berdampak positif bagi ekonomi, namun tetap memerlukan pengawasan agar tidak menimbulkan efek negatif.

“Kami berharap semua pihak aktif melaporkan sekecil apa pun indikasi pelanggaran keimigrasian,” tuturnya.

Kepala KUA Bintan Pesisir, Ramli Hamid, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya TIMPORA di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan tim ini penting untuk meminimalisir potensi pelanggaran hukum oleh orang asing yang berkaitan dengan tugas KUA.

“Kami siap bersinergi terutama terkait perkawinan campuran dan kegiatan keagamaan yang melibatkan WNA,” ujar Ramli.

Ia menambahkan, dalam lima tahun terakhir terdapat sejumlah perkawinan campuran serta kegiatan keagamaan yang melibatkan warga negara asing di wilayahnya. Kondisi tersebut dinilai memerlukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak agar pengawasan berjalan maksimal.

“Hal ini penting demi menjaga nilai sosial, agama, serta keamanan bersama,” ucapnya.

Dengan terbentuknya TIMPORA, koordinasi antara pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, imigrasi, dan instansi terkait diharapkan semakin solid. Seluruh peserta rapat sepakat untuk menjaga komunikasi yang intens guna menciptakan wilayah yang aman dan tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....