Stok Minyak Kita Menipis, Bulog Tanjungpinang Prioritaskan Bantuan Pangan

  • 29 Apr 2026 14:17 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kantor Cabang Bulog Tanjungpinang memastikan ketersediaan stok Minyak Kita di gudang masih tersisa sekitar 3.600 liter. Namun, distribusi minyak goreng tersebut saat ini diprioritaskan untuk program bantuan pangan pasca Lebaran, sehingga keberadaannya di pasaran mulai sulit ditemukan, Rabu, 29 April 2026.

Kepala Cabang Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan distribusi Minyak Kita tidak hanya melalui satu jalur. Sehingga, melibatkan berbagai pihak sesuai kebijakan pemerintah pusat.

“Minyak Kita itu dari Kemendag porsinya sebesar 35 persen, distribusinya melibatkan Bulog dan pihak swasta,” ujar Arief Alhadihaq.

Arief menjelaskan, untuk memastikan pemerataan kepada masyarakat, stok yang tersedia saat ini dialokasikan dalam bentuk paket bantuan pangan. Paket tersebut terdiri dari 20 kilogram beras dan 4 liter MinyakKita yang disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

“Penyaluran paket dilakukan agar masyarakat mendapatkan komoditas pokok merata,” ucapnya.

Namun, Bulog mengakui adanya kendala dalam proses produksi, khususnya terkait ketersediaan bahan kemasan. Hal ini, turut memengaruhi distribusi Minyak Kita ke pasar, meskipun harga tetap dijaga sesuai ketentuan pemerintah.

“Produksi dipengaruhi stok plastik kemasan, saat ini stok kami cukup sampai akhir bulan,” tuturnya.

Bulog Tanjungpinang memprediksi stok Minyak Kita yang ada saat ini hanya mencukupi hingga akhir April 2026. Oleh karena itu, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan kelancaran pasokan ke depan.

”Kami masih menunggu jadwal suplai berikutnya,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....