STAIN SAR Kepri Evaluasi Kurikulum lewat FGD Tracer Study Alumni

  • 28 Apr 2026 13:07 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tracer Study Alumni di Laboratorium Ilmu Falak. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kurikulum sekaligus meningkatkan daya saing lulusan agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

FGD dihadiri Ketua Prodi IAT Nur Ikhlas, dosen, alumni, dan mahasiswa. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, seperti perwakilan KUA, pondok pesantren, dan institusi pendidikan.

"Dalam diskusi, peserta menyoroti pentingnya keselarasan antara kurikulum akademik dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang," kata Nur Ikhlas, Selasa 28 April 2026.

Selain penguatan keilmuan tafsir, lulusan juga dinilai perlu memiliki keterampilan pendukung, seperti literasi digital dan kemampuan adaptasi. Hasil diskusi menekankan bahwa peningkatan kualitas lulusan tidak hanya bergantung pada aspek akademik, tetapi juga pada kemampuan tambahan yang relevan dengan perkembangan zaman.

"Kami berharap dapat menyusun kurikulum yang lebih adaptif serta memperkuat peran lulusan di tengah masyarakat dan dunia kerja," ucapnya, mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....